Kasus Nakes Suntik Vaksin Covid-19 Kosong, IDI: Perhatikan Saat Nakes Keluarkan Vaksin Dari Dalam Botol

0

Kasus Nakes Suntik Vaksin Covid-19 Kosong, IDI: Perhatikan Saat Nakes Keluarkan Vaksin Dari Dalam BotolGaekon.com – Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof Zubairi Djoerban menyarankan bagi calon penerima vaksin agar memperhatikan betul sebelum divaksin. Hal ini menyusul adanya kasus nakes yang memberi suntikan vaksin kosong.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Liputan6, Zubairi meminta agar calon penerima vaksin benar-benar memperhatikan saat vaksinator mengeluarkan vaksin dari dalam botol tepat di depan mereka.

“Untuk memastikan Anda divaksinasi dengan benar, perhatikan tahapan-tahapan ini, vaksin harus dikeluarkan dari botol di depan penerima vaksin,” tulis Zubairi di akun Instagram pribadinya.

Bahkan Zubairi menyarankan agar calon penerima vaksin harus melihat apakah nakes itu benar-benar memasukkan vaksin atau tidak.

“Minta diperlihatkan jarum suntik kosong setelah penyuntikan,” katanya.

Sebelumnya, oknum nakes berinisial EO diduga menyuntikan vaksin kosong kepada pasien di Pluit, Jakarta Utara.

Polisi kemudian menetapkan EO sebagai tersangka dalam kasus pemberian suntikan kosong vaksin Covid-19 ke salah seorang remaja berinisial BLP. EO mengaku telah menyuntikan 599 orang di sentra vaksinasi dihari yang sama.

“Memang menurut awal yang bersangkutan sudah memvaksin hari itu sekitar 599 orang, dan dia merasa lalai dia tidak periksa lagi,” ujar Yusri.

Polisi Belum Bisa Memastikan Penyebab Nakes Memberi Suntikan Kosong

Yusri belum bisa memastika apakah EO memberi suntik kosong karena kelelahan. Namun, menurutnya, sebagai relawan vaksinator, EO tidak bekerja setiap hari dan mendapatkan libur bergantian dengan vaksinator yang lain.

Penyidik Satreskrim Metro Jakarta Utara saat ini masih mempelajari motif dari EO memberikan vaksin kosong. Penyidik pun akan memanggil sejumlah ahli yang berkompeten termasuk dari organisasi perawat.

D For GAEKON