Nekad Nongkrong, Dua Pengunjung Cafe di Surabaya Positif Corona

0
Nekad Nongkrong, Dua Pengunjung Cafe di Surabaya Positif Corona

Ada-ada saja memang ulah warga +62. Sudah gencar himbauan dari berbagai pihak agar melakukan physical distancing dan aksi #dirumahsaja, tapi tetap ada saja segelintir golongan yang membandel dan tetap nekad nongkrong tanpa merasa bersalah.

Di Surabaya, cafe dan warkop menjadi sasaran patroli Polda Jawa Timur. Patroli ini bertujuan untuk membubarkan masyarakat yang masih bandel nongkrong di tengah pandemi Corona atau COVID-19.

Selain membubarkan masyarakat yang nongkrong, polisi dibantu Dinas Kesehatan melakukan rapid test pada pengunjung cafe. Hasilnya, dua orang pengunjung warung kopi (warkop) di daerah Gunungsari dan Raya Karah, Surabaya dinyatakan positif Covid-19 dari hasil rapid test on the spot yang digelar Polda Jatim

“Kita melakukan razia di lokasi kerumunan dan tempat nongkrong seperti warkop dan cafe di Jalan Gunung Sari, hasilnya dari rapid test diketahui dua pengunjung positif COVID-19,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko seperti yang dikutip GAEKON di Surabaya, Selasa (14/4) malam.

Truno menambahkan dua orang yang positif Corona berjenis kelamin laki-laki. Mereka langsung menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit rujukan. “Kedua laki-laki itu dibawah ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim,” imbuh Truno.

Pihak kepolisian juga telah melakukan pendataan pada semua pengunjung warung kopi yang ada malam itu. Untuk sementara waktu, kedua warung yang bersangkutan harus tutup untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Sedangkan lokasi yang digunakan nongkrong, langsung disterilkan dan dilakukan penyemprotan oleh Tim Kimia Biologi Radio Aktif (KBR) Gegana Brimob Polda Jatim. “Lokasi nongkrong langsung dilakukan penyemprotan oleh Tim Kimia Biologi Radio Aktif Gegana Brimob Polda Jatim,” pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Biro Operasional (Karoops) Polda Jatim Kombes Muhammad Firman menambahkan razia ini akan terus dilakukan. Mengingat, jumlah positif Corona di Jatim kian meningkat.

Selain itu, M Firman menambahkan kedua daerah ini sengaja dipilih memperhatikan peta sebaran yang ada, termasuk dalam daerah rawan Covid-19. “Dua lokasi, di tempat sebelumnya ada satu, ini juga ada satu positif. Daerah ini, karena dari peta sebaran, ini daerah rawan. Terbukti ada cafe tadi ada yang positif, ini (juga) ada,” jelasnya.

Kombes Pol Trunoyudo tak lupa mengimbau, agar masyarakat teurs mematuhi imbauan physical distancing untuk memutus rantai sebaran Covid-19 di Jawa Timur. “Masyarakat harus patuh dengan penanganan, disiplin, saling mengingatkan, gotong royong. Physical distancing,” pungkasnya.

Truno juga mengatakan, temuan dua orang positif COVID-19 tersebut juga diharapkan menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk menaati imbuan pemerintah melakukan physical distancing (jaga jarak fisik) dan tidak keluar rumah.

“Ini menjadi suatu pelajaran bagi kita, siapapun dan di manapun, kita tidak tahu dari siapa bisa tertular. Untuk itu, tidak henti-henti diimbau untuk melakukan physical distancing dan tidak keluar rumah jika tidak perlu,” katanya.

W For GAEKON