OJK Cabut Izin Usaha PT OVO Finance Indonesia, Ini Klarifikasi OVO

0

OJK Cabut Izin Usaha PT OVO Finance Indonesia, Ini Klarifikasi OVOGaekon.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha PT OVO Finance Indonesia (OFI). Pencabutan tersebut dilakukan melalui Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-110/D.05/2021 tanggal 19 Oktober 2021.

Melansir dari Suara.com, Penyedia layanan uang elektronik OVO mengklarifikasi kabar tersebut. Pihaknya mengatakan bahwa pencabutan izin usaha PT OFI itu sama sekali tidak terkait dengan keberlangsungan perusahaan uang elektronik OVO yang berada di bawah naungan PT Visionet Internasional.

“OFI (OVO Finance Indonesia) adalah perusahaan multifinance yang tidak ada kaitan sama sekali, dan tidak pernah menjadi bagian dari kelompok perusahaan uang elektronik OVO (PT Visionet Internasional) yang mendapatkan izin resmi dari Bank Indonesia,” ujar Head of Public Relations OVO Harumi Supit.

Sejak awal pendiriannya OFI juga menggunakan nama OVO. Sehingga pencabutan izin OFI oleh OJK tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan semua lini bisnis di kelompok usaha uang elektronik OVO.

Harumi menegaskan bahwa semua operasional dan layanan uang elektronik OVO berlangsung seperti biasa dan normal.

“Semua operasional dan layanan uang elektronik OVO dan perusahaan-perusahaan di bawah OVO Group berlangsung seperti biasa, normal, dan tidak ada masalah sama sekali,” tutur Harumi.

Jubir OJK : OFI Berbeda Dengan OVO

Sementara itu, Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot pun mengungkapkan OFI merupakan entitas yang berbeda dengan platform pembayaran OVO.

“OJK mencabut izin usaha OFI yang merupakan perusahaan pembiayaan. Entitas yang berbeda dengan platform OVO, yang merupakan penyelenggara uang elektronik di bawah pengawasan Bank Indonesia,” kata Sekar.

D For GAEKON