Viral Oknum Polisi Di Kaltara Bisnis Tambang Emas Ilegal

0

Viral Oknum Polisi Di Kaltara Bisnis Tambang Emas IlegalGaekon.com – Jumlah gaji seorang anggota polisi kini menjadi pertanyaan warganet, usai tersebarnya berita oknum polisi di Kalimantan Utara (Kaltara), Briptu Hasbudi memiliki tambang emas ilegal.

Melansir dari Kumparan, Briptu Hasbudi diketahui memiliki tambang emas ilegal di Desa Sekatak Buji, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Polisi telah menyita sejumlah aset Briptu Hasbudi. Di antaranya adalah Fortuner hingga belasan speed boat.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2019 tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, Hasbudi termasuk Bintara dalam Golongan II.

Dengan pangkat Brigadir Polisi Satu (Briptu), gaji pokok yang diperolehnya antara Rp 2.169.500 hingga Rp 3.565.200 per bulan. Selain gaji pokok, ada berbagai tunjangan yang diterima anggota polisi setiap bulan. Salah satunya adalah tunjangan kinerja (tukin).

Dalam Peraturan Presiden Nomor 103 Tahun 2018 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Briptu yang berada di Kelas Jabatan 5 mendapatkan tukin sebesar Rp 2.493.000 per bulan.

Selain itu, ada berbagai tunjangan lain seperti tunjangan keluarga, tunjangan lauk pauk, tunjangan jabatan, dan sebagainya.

Selain Tambang Emas Ilegal, Briptu Hasbudi Memiliki Bisnis Pakaian Ilegal

Tak diketahui pasti secara total berapa nilai kekayaan Briptu Hasbudi. Polisi 29 tahun ini juga diduga memiliki bisnis pakaian ilegal. Dia memasukkan sejumlah pakaian ke dalam 17 kontainer di Pelabuhan Malundung, Tarakan, Kaltara.

Diduga bisnis pakaian ilegalnya itu juga terkait pengiriman narkoba. Kini Polisi masih menyelidiki hal tersebut.

D For GAEKON