Overload, RSU Dr Soetomo Surabaya Akan Redesain Gedung Parkir Untuk Ruang Perawatan

0

Overload, RSU Dr Soetomo Surabaya Akan Redesain Gedung Parkir Untuk Ruang PerawatanGaekon.com – Meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di Surabaya membuat RSU dr Soetomo Surabaya overload. Pihak rumah sakit akan redesain gedung parkir untuk ruang perawatan.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Kepala Humas RSU dr. Soetomo, dr. Pesta Parulian membenarkan hal ini. Pihaknya mengatakan bahwa akan terus berupaya untuk memberi pelayanan terbaik.

Untuk mengantisipasi penumpukan pasien, pihaknya juga akan membuka ruangan baru dan memaksimalkan tempat pelayanan baru di area rumah sakit hingga redesain gedung parkir.

“Supaya pasien Covid-19 maupun bukan Covid-19 tertangani, gedung parkir tiga lantai di RSU dr. Soetomo akan digunakan untuk menjadi ruangan rawat inap,” jelas dia.

Pesta menjelaskan bahwa yang digunakan bukan lahan parkir namun gedung parkir. Gedung tersebut akan disulap menjadi ruang perawatan.

Pasien Covid-19 Di RSU Dr. Soetomo Surabaya Terus Bertambah

Pesta berharap kepada masyarakat agar bersabar dan tidak mengartikan jika pihak rumah sakit menelantarkan pasien. Mengingat pasien Covid-19 di RSU dr. Soetomo terus bertambah.

“Tentunya Rumah Sakit Soetomo tidak bisa menolak pasien. Semua kita terima, apakah gejala sedang, berat dan ringan semua tertumpuk di IGD. Kita perlu waktu cukup panjang beri edukasi ke mereka yang bisa isolasi mandiri,” terangnya.

Pesta menghimbau bagi pasien gejala ringan agar isolasi mandiri di rumah. Sementara yang bergejala sedang dan berat bisa ke rumah sakit rujukan. Pihaknya menawarkan untuk relokasi ke Asrama Haji dan Rumah Sakit Lapangan Indrapura. Sehingga yang gejala berat dan sedang dapat dirawat secara intensif.

“Karena saat ini BOR kita sangat tinggi, sudah di angka 300-an, Kami berupaya sekuat tenaga untuk bisa menangani mereka. Namun tentunya butuh waktu. Jaminan itu sudah kami berikan ke masyarakat di depan ketika masuk. Kami tetap berupaya semaksimal mungkin untuk tangani ini semua,” ungkapnya.

Pesta juga memastikan bahwa pasien non-Covid-19 akan dipindahkan ke ruangan lain yang dari zonasinya dianggap aman. Namun rencana itu memerlukan waktu.

“Kita banyak gedung, ruangan lain yang utilitasnya tidak tinggi kita gabung di sana. Jadi memang perlu waktu untuk memindahkan pasien. Perlu waktu juga untuk menata udara di ruangan yang kita pakai untuk menjadi ruangan Covid-19. Makanya kemarin sempat terjadi penumpukan 100 lebih pasien di IGD,” papar Pesta.

Pesta menambahkan, penumpukan pasien Covid-19 yang sempat terjadi di IGD rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu pada Sabtu (26/6), sudah bisa terurai hari ini, Minggu (27/6).

D For GAEKON