Sempat Viral Pelihara Owa Siamang, Bupati Badung Akhirnya Serahkan Owa Ke BKSDA Bali

0

Sempat Viral Pelihara Owa Siamang, Bupati Badung Akhirnya Serahkan Owa Ke BKSDA BaliGaekon.com – Bupati Kabupaten Badung, Bali, I Nyoman Giri Prasta belakangan ini jadi sorotan publik, lantaran memelihara satwa liar yang dilindungi, kera hitam atau owa siamang.

Giri membagikan sebuah video kebersamaannya dengan owa siamang bernama Mimi itu di instagram pribadinya. Politikus PDIP tersebut mengajari kera itu berjalan bak seorang bayi.

“Ini namanya Mimi. Jadi, kita rawat dengan baik. Kita sudah beri obat semua dan saatnya dia saya mengajarkan untuk berjalan. Miminya berjalan, Miminya bergelayut. Ayo Mimi, Yuk jalan,” katanya.

Video tersebut sontak viral di media sosial. Banyak warganet yang mengecam dan menyayangkan perbuatan Giri. Namun tak lama setelah video viral di media sosial, Giri menghapus video tersebut.

Giri terlihat membagikan video yang memperlihatkan Mimi dikembalikan ke BKSDA Bali. Sementara itu Kepala BKSDA Bali Agus Budi Santosa membenarkan Mimi telah diserahkan oleh Giri.

“Pada hari ini menerima penyerahan satwa dilindungi Undang-Undang oleh I Nyoman Giri Prasta dan langsung diterima oleh Kepala Balai BKSDA Bali. Satwa yang diserahkan berupa Owa Siamang (Symphalangus syndactylus) sebanyak 1 (satu) ekor berjenis kelamin betina dengan umur 2 bulan,” katanya.

Owa Siamang Akan Dirawat Di Sumatera Barat

Pihak BKSDA segera memeriksa kesehatan Mimi. Kini Mimi akan dirawat di Pusat Rehabilitasi Owa di Kalaweit, Sumatera Barat. Apabila dinyatakan telah mampu hidup mandiri, Mimi akan dilepasliarkan ke habitat aslinya.

Menurut keterangan BKSDA, owa siamang merupakan hewan yang dilindungi. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.106/Menlhk/Setjen/Kum.1/12/2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan Dan Satwa Yang Dilindungi.

D For GAEKON