Pacu Daya Beli, Subsidi Transportasi Berlanjut Hingga 2021

0

Pacu Daya Beli, Subsidi Transportasi Berlanjut Hingga 2021Gaekon.com – Program subsidi transportasi darat, laut dan udara bakal berlanjut hingga 2021. Rencana itu dilakukan Kemenhub RI demi memacu daya beli masyarakat. Menhub Budi Karya Sumadi menerangkan program itu bertujuan menopang daya beli atas transportasi di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal.

“Kalau kami mengadakan sarana ke daerah-daerah tertentu, persoalannya adalah daya beli saudara-saudara kita di tempat 3T itu belum terlalu kuat, maka kita adakan subsidi,” ucapnya dalam diskusi virtual Forum Merdeka Barat, Selasa (29/12).

Budi melanjutkan subsidi angkutan laut terdiri dari dua jenis yakni angkutan laut penumpang dan angkutan laut logistik. Ini juga termasuk subsidi untuk program tol laut yang diyakini dapat menekan disparitas harga antara Indonesia bagian barat dengan timur.

“Ada juga ada subsidi untuk angkutan udara, dan jangan lupa kami juga mengadakan subsidi untuk angkutan darat. Jadi kami bekerja sama dengan pengusaha pengusaha angkutan darat, kami berikan buy the service (BTS),” imbuhnya.

Sebelumnya, skema subsidi BTS pada 2020 difokuskan di lima kota, yakni Solo, Denpasar, Palembang, Medan, serta Yogyakarta.

Lewat skema ini pemerintah membeli jasa layanan bus dari operator dengan harga jasa yang ditentukan berdasarkan perkiraan biaya operasional kendaraan (BOK). BTS juga dilakukan dengan mekanisme lelang berbasis standar pelayanan minimal (SPM) atau quality licensing.

Nantinya, pemerintah bakal memberikan subsidi 100 persen untuk melaksanakan SPM itu sesuai yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor Tahun 2020, meliputi aspek keamanan, keselamatan, kenyamanan, keterjangkauan, kesetaraan dan keteraturan.

Budi menilai strategi tersebut efektif untuk mendorong perbaikan serta peningkatan kualitas transportasi umum massal darat di kota-kota besar yang ada di Indonesia.

“Sehingga angkutan angkutan darat yang tidak ekonomis dilakukan oleh swasta kita berikan subsidi,” imbuhnya.

Di luar itu, subsidi untuk transportasi kereta api juga akan terus dilanjutkan baik kereta perkotaan maupun jarak jauh. Tak hanya itu pemerintah juga terus mendorong revitalisasi dan reaktivasi jalur-jalur kereta api untuk meningkatkan konektivitas di wilayah Jawa terutama bagian selatan.

“Untuk kereta api, katakanlah kita membuat jalur-jalur baru, reaktivasi Bandung-Garut misalnya sudah selesai dan angkutannya kita subsidi,” tandasnya.

K For GAEKON