Palangka Raya Terendam Banjir, Jalan Trans Kalimantan Mendadak Lumpuh Total

0

Palangka Raya Terendam Banjir, Jalan Trans Kalimantan Mendadak Lumpuh TotalGaekon.com – Sejumlah jalan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah lumpuh akibat banjir, salah satunya yaitu Jalan Trans Kalimantan. Hal ini otomatis mengganggu aktivitas sehari-hari warga setempat.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Suarakalbar, Kapolresta Palangka Raya, Kalimantan Tengah Kombes Pol Sandi Alfadien Mustofa mengimbau agar para pengguna jalan, baik pengendara roda empat maupun dua untuk sementara waktu tidak melintas di ruas jalan tersebut.

“Saya harapkan masyarakat sementara ini menahan diri terlebih dahulu untuk melintas di jalan Trans Kalimantan yang menghubungkan Kota Palangka Raya dan beberapa kabupaten seperti Gunung Mas, Barito Selatan, Barito Timur dan serta lain sebagainya, karena banjir cukup tinggi,” kata Sandi.

Jalan Trans Kalimantan tersebut menghubungkan Kota Palangka Raya dan Kabupaten Gunung Mas (Gumas).

Personel Polresta setempat juga sudah disiagakan di sekitar lokasi untuk mengatur ruas jalan Trans Kalimantan tersebut. Dengan mengurangi jumlah kendaraan yang melintas diharapkan tidak memperparah kerusakan jalan karena tergerus derasnya air yang mengalir di daerah setempat.

“Kita berdoa bersama semoga debit air di wilayah setempat lekas turun, sehingga aktifitas warga kembali normal seperti sedia kala,” katanya.

Sandi akan terus memberikan kabar terbaru terkait debit air di kawasan jalan Trans Kalimantan.

Pihaknya mengatakan bahwa masyarakat di Kota Palangka Raya agar selalu melihat informasi yang terkini melalui media sosial milik Polresta Palangka Raya atau informasi yang disebarkan melalui pesan singkat dari personel Polresta setempat.

Pasalnya, agar masyarakat yang hendak melintas di jalan Trans Kalimantan di kawasan Bukit Rawi Kabupaten Pulang Pisau tersebut tidak terjebak banjir karena ketinggian air saat ini berada di atas lutut orang dewasa.

“Saya sarankan jangan memaksakan diri para pengendara untuk melintas, karena sudah banyak mobil dan truk yang terjebak di kawasan banjir tersebut,” katanya.

Sandi juga mengingatkan agar masyarakat Kota Palangka Raya yang permukimannya terendam banjir tetap waspada dengan bahaya-bahaya yang mungkin terjadi. Seperti contohnya, orang tenggelam, kabel listrik yang dapat membahayakan keselamatan warga serta munculnya sejumlah penyakit, akibat kotoran di kolong rumah yang hanyut ke dalam rumah.

D For GAEKON