Pasca Banjir Besar, China Kini Diterjang Topan In-Fa

0

Pasca Banjir Besar, China Kini Diterjang Topan In-FaGaekon.com – Lalu lintas baik laut, udara maupun kereta api di sebagian besar pantai timur China untuk sementara ditutup. Hal ini lantaran pada Minggu (25/7) China diterjang Topan In-Fa dengan angin kencang dan hujan lebat.

Semua penerbangan masuk dan keluar untuk dua bandara internasional kota sementara dibatalkan pada Minggu (25/7). Sementara aktivitas di pelabuhan Shanghai dan Ningbo, dua yang terbesar di dunia juga ditutup.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Topan In-Fa tersebut menerjang China timur. Hembusan angin kencang terus berembus, meski belum turun hujan lebat.

Efek Topan Sudah Terasa Di Wilayah Yang Pekan Lalu Terkena Banjir

Efek topan sudah terasa Minggu pagi di kota metropolitan Shanghai, kota terbesar di China. Otoritas meteorologi China menyebut topan kemungkinan akan berdampak pada wilayah yang pekan lalu terkena banjir besar.

Padahal, sampai saat ini wilayah tersebut masih berupaya membersihkan banjir paling besar dalam sejarah menerjang.

“Penting untuk sangat waspada dan mencegah bencana yang mungkin disebabkan oleh hujan deras yang ekstrem (dari Topan In-Fa),” kata Badan Meteorologi China.

Tak hanya penerbangan saja yang ditutup sementara, beberapa atraksi umum di Shanghai dan kota-kota lain, termasuk Shanghai Disneyland juga ditutup. Masyarakat diperingatkan untuk menghindari kegiatan di luar ruangan.

In-Fa diperkirakan akan melemah begitu mendekati daratan. Namun, kemungkinan akan terus memengaruhi cuaca di wilayah China timur selama berhari-hari sehingga mengakibatkan hujan lebat.

Bahkan, bisa jadi berdampak ke wilayah yang masih belum pulih sepenuhnya dari banjir besar minggu lalu.

Sebelumnya, hujan deras dengan intensitas selama satu tahun mengguyur hanya dalam tiga hari di provinsi tengah Henan.

Akibat peristiwa itu, setidaknya 58 orang tewas. Jutaan orang terdampak banjir, beberapa warga terjebak tanpa makanan dan minuman selama berhari-hari. Kerugian ekonomi akibat banjir ini mencapai triliunan rupiah.

D For GAEKON