Pasca Kampung Miliader Tuban, Kini Warga Kuningan Ramai-Ramai Beli Motor Hingga Mobil

0

Pasca Kampung Miliader Tuban, Kini Warga Kuningan Ramai-Ramai Beli Motor Hingga MobilGaekon.com – Pasca Kampung Miliader di Tuban, Jawa Timur viral, kini giliran warga di Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, warga Kawungsari itu beramai-ramai membeli kendaraan. Aksi borong kendaraan tersebut dilakukan sejumlah warga terdampak proyek bendungan Kuningan, salah satunya di Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan.

Mereka berbondong-bondong membeli sepeda motor setelah mendapatkan uang ganti rugi lahan akibat proyek Bendungan Kuningan. Total anggaran yang dipersiapkan pemerintah untuk biaya ganti rugi lahan mencapai Rp 130 miliar.

Nilai ganti rugi yang didapat warga beragam, ada yang mendapat ratusan juta, bahkan hingga miliaran rupiah.

Adanya ganti rugi tahap pertama yang diberikan membuat warga tertarik untuk membeli kendaraan. Menurut Kepala Desa Kawungsari, Kusto, jumlah warga yang membeli kendaraan bermotor meningkat.

“Iya benar, sejak mendapat ganti rugi dari pemerintah banyak yang membeli kendaraan. Kami mencatat, ada penambahan sekitar 30 persen warga yang memiliki kendaraan seperti motor maupun mobil,” ujarnya.

Kusto mengingatkan, agar mereka tidak secara berlebihan menggunakan uangnya untuk membeli sesuatu. Karena uang yang diterima itu dapat dimanfaatkan untuk masa depan, seperti ditabung atau dibelikan sawah dan tanah.

“Sebetulnya sudah sering mengingatkan agar warga tidak terlalu konsumtif membeli sesuatu berlebihan, karena akan merugikan diri sendiri di masa mendatang. Justru yang perlu dipikirkan bagaimana bisa tetap mendapatkan penghasilan, saat kita pindah ke tempat baru,” terangnya.

Kusto mengatakan bahwa ada beberapa warga yang mendapat ganti rugi dengan nominal Rp 300 juta hingga Rp 1,2 miliar.

“Saya sendiri belum mendapat ganti rugi, karena masuk di tahap selanjutnya. Di sini masih ada 94 warga yang belum menerima pembayaran ganti rugi, katanya sih bisa selesai dalam dua minggu kedepan,” tutupnya.

Sebelumnya, pada Kamis (18/2), kawasan proyek Bendungan Kuningan mendapat kunjungan lapangan dari pemerintah pusat. Hal itu untuk mengetahui, sejauh mana progres proyek Bendungan Kuningan hingga proses ganti rugi lahan kepada warga terdampak.

D For GAEKON