Beda Dengan Tahun Lalu, Paskibraka Tahun Ini Formasinya Lengkap

0

Beda Dengan Tahun Lalu, Paskibraka Tahun Ini Formasinya LengkapGaekon.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 76 kembali dalam suasana pandemi seperti tahun sebelumnya. Hal ini membuat sejumlah daerah terpaksa mengikuti upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI secara daring.

Meski beberapa orang harus mengikutinya secara daring, namun untuk Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun ini sepertinya akan dilakukan dengan formasi lengkap.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan ada yang berbeda dalam Upacara HUT Kemerdekaan ke-76 RI di Istana.

Tahun Sebelumnya Paskibraka Hanya Beranggotakan 8 Orang

Nantinya, Paskibraka akan dilakukan dengan formasi lengkap yang pada tahun sebelumnya hanya beranggotakan 8 orang.

“Mungkin ada yang berbeda dengan tahun lalu, tahun lalu hanya 3 Paskibra yang masuk mungkin sekarang pasukan tetap masuk, dan pasukan 17,8,45 ada dan semua perwakilan provinsi kita harapkan ada,” ujar Heru.

Heru juga menjelaskan pihak Istana tidak mengundang pihak lain. Hanya pasukan dan para menteri yang bertugas. Sementara masyarakat, tokoh agama, pejabat eselon 1, diundang melalui virtual.

“Semua yang di Istana adalah para pelaku, ada Ketua DPR, MPR, Menteri Agama semuanya membacakan seperti tugasnya nanti, menteri agama membacakan doa dan seterusnya,” ungkapnya.

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno meminta masyarakat agar menghentikan seluruh kegiatannya sejenak dan mengambil sikap sempurna hari ini, selasa (17/8) pukul 10.17 WIB.

“Hentikan semua kegiatan dan aktivitas Saudara selama tiga menit saja pada tanggal 17 Agustus (2021) pukul 10 lewat 17 menit Waktu Indonesia Bagian Barat,” kata Praktikno.

Hal ini guna mengormati peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI. Pratikno menjelaskan bahwa Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka Jakarta, akan digelar secara terbatas.

“Ambil sikap sempurna, berdiri tegak, untuk menghormati Peringatan Detik-Detik Proklamasi,” sambungnya.

Sama seperti tahun sebelumnya, Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini hanya akan dihadiri oleh undangan terbatas tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

D For GAEKON