Payah, PDP Corona Antre Berjam-jam di Wisma Atlet

0

Jakarta – Wisma atlet Kemayoran disulap pemerintah menjadi rumah sakit darurat untuk penanganan corona. Akibatnya, banyak pasien yang datang berbondong-bondong hingga antre berjam-jam tanpa kejelasan tindakan.

Putri, salah satu warga yang mengantarkan rekannya untuk tes swab mengaku sudah antre sejak pukul 21.00 WIB pada Senin malam 23 Maret 2020.

“Saya sampai jam 21.00. Sudah berapa jam, tapi tidak ada kejelasan disuruh nunggu apa. Di depan mobil saya ada dua mobil, lalu di belakang saya juga sudah lumayan banyak mobil. Ada yang naik motor juga,” ujar Putri kepada GAEKON.

Rekannya tersebut sudah mendapat surat rujukan dari dari RSPI Sulianti Saroso. Putri menjelaskan hal itu ke aparat yang berjaga di depan Wisma Atlet Kemayoran.

“Mereka cuma bilang, ‘Ini semua yang antre juga sudah dapat rujukan. Mbak antre saja,’ Saya ngobrol sama orang yang antre juga, katanya dia tanya ke petugas, katanya di dalam sudah penuh,” ucap Putri.

Menurut Putri, rekannya memang sudah memeriksakan diri ke salah satu rumah sakit swasta di Jakarta dengan gejala batuk, sakit tenggorokan, dan sempat demam. Setelah CT Scan paru-paru, rekannya tersebut dinyatakan sebagai PDP.

“Sebenarnya, kami diminta karantina mandiri selama 14 hari, tapi teman saya ini enggak punya tempat karantina memadai karena dia ngekos dengan kamar mandi di luar. Oleh karena itu, dia lebih memilih untuk mendapatkan tindakan medis lebih lanjut,” tutur Putri.

Putri dan rekannya pergi ke RSPI Sulianti Saroso dengan harapan bisa melakukan tes swab. Namun disana RS sudah penuh dan mereka pun ditolak.

“Saya sudah bilang, teman saya itu sudah PDP, butuh tes swab untuk dapat hasil positif atau tidak. Mereka bilang enggak bisa karena di sana sudah penuh dan hanya untuk pasien yang diisolasi,” kata Putri.

Ia kemudian berkata, “Mereka mengarahkan ke Wisma Atlet karena kapasitasnya katanya masih banyak. Kami akhirnya ke sini (Wisma Atlet), tapi setelah sampai sini, yang kami dapatkan malah antrean panjang tanpa kejelasan.”

K For GAEKON