Pelaku Bongkar Makam Jenazah Covid-19 Di Sulsel Terancam 1 Tahun Penjara

0

Pelaku Bongkar Makam Jenazah Covid-19 Di Sulsel Terancam 1 Tahun PenjaraGaekon.com – Pelaku pembongkaran makam jenazah pasien Covid-19 di pemakaman Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Sulawesi Selatan terancam dipidana 1 tahun penjara.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Kapolres Parepare, AKBP Welly Abdillah mengatakan keenam tersangka berinisial AK, NA, AAS, A, B dan R. Mereka dijerat undang-undang karantina kesehatan dan atau kejahatan terhadap mayat.

“Mereka dikenakan Pasal 180 KUHP dan atau Pasal 93 UU No 6 tahun 2018. Dengan ancaman pidana penjara 1 tahun lebih,” kata Welly, Minggu (14/3).

Berikut bunyi dari Pasal 180 dan Pasal 93 tersebut:

Pasal 180 KUHP

Barangsiapa dengan sengaja dan melawan hukum menggali atau mengambil jenazah atau memindahkan atau mengangkut jenazah yang Page 8 80 Volume 3, Nomor 1, Maret 2019 sudah digali atau diambil, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau denda paling banyak tiga ratus rupiah.

 Pasal 93 UU No 6 tahun 2018

Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan dan atau menghalang-halangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan hingga menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat, dipidana 1 tahun dan atau denda paling banyak Rp100 juta.’

Setelah melalui tahap pemeriksaan mereka terbukti memerintahkan dan membongkar sejumlah makam yang berisi jenazah pasien corona di pemakaman khusus Covid-19, di Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.

Jenazah yang diambil itu oleh pelaku di pindahkan ke makam keluarganya masing-masing. Sebelumnya, sebanyak tujuh makam jenazah pasien Covid-19 di bongkar. Bahkan, jenazah dalam liang lahat itu dilaporkan hilang.

Namun saat ini pelaku yang membongkar liang lahat tersebut mendekam di rumah tahanan Mapolres Parepare.

D For GAEKON