Pelaku Komentar Jahat Terhadap BTS Akan Dihukum Maksimum Tanpa Keringanan

0

Pelaku Komentar Jahat Terhadap BTS Akan Dihukum Maksimum Tanpa KeringananGaekon.com – Komentar jahat yang menyerang BTS, kini akan diberi hukuman sesuai aturan yang berlaku. Pihak agensi, Big Hit Entertainment memastikan bahwa pelaku komentar jahat tersebut akan diberi hukuman maksimum.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Koreanindo, Pihak agensi mengatakan Jika tindakan kriminal berlanjut maka perusahaan berencana untuk mengajukan klaim kompensasi perdata. Pelaku komentar jahat tersebut benar-benar akan diberi hukuman maksimum dan tidak akan ada keringanan hukuman.

“Jika tindakan kriminal berlanjut bahkan setelah hukuman terakhir, perusahaan berencana untuk mengajukan klaim kompensasi perdata, dan tidak akan ada kesepakatan atau keringanan hukuman,” terang agensi.

Pihaknya benar-benar memberi peringatan bagi siapapun pelaku komentar jahat yang sering menyerang di dunia maya. Karena baginya tindakan tersebut pantas mendapatkan hukuman maksimum.

“Harap diperhatikan bahwa postingan yang menganggap enteng investigasi polisi atau menyebarkan informasi palsu tentang pengaduan juga diajukan ke pengadilan sebagai bukti tambahan untuk hukuman yang lebih kuat,” tambahnya.

Terkait tindakan hukum tersebut, pada (24/9) lalu, agensi mengumumkan bahwa Pengadilan memberi hukuman maksimum, salah satunya adalah denda 2 juta Won.

“Pengadilan baru-baru ini menghukum seorang penulis yang melakukan postingan jahat dengan hukuman maksimum di pengadilan, yang dituntut oleh perusahaan pada 3 kesempatan karena pencemaran nama baik. Pelaku terus-menerus menulis postingam jahat dan didenda total 4 juta Won untuk 3 kasus pidana oleh Pengadilan Distrik Timur Seoul pada tanggal 30 Juli dan 1 September 2020. Salah satunya adalah denda 2 juta Won, hukuman tertinggi di pengadilan atas penghinaan,” terangnya.

Big Hit juga mengatakan bahwa denda tambahan sedang diajukan jika seseorang terus menggunakan dan membuat akun baru untuk menulis postingan jahat.

KL For GAEKON