Pementasan Wayang Berhenti Total Saat Pandemi, Dalang Asal Boyolali Ini Merusak Gamelannya Dengan Palu Besar

0

Pementasan Wayang Berhenti Total Saat Pandemi, Dalang Asal Boyolali Ini Merusak Gamelannya Dengan Palu BesarGaekon.com – Seorang pria asal Boyolali, Jawa Tengah seketika viral pasca aksinya merusak perangkat gamelan itu tersebar di media sosial.

Gondho Wartoyo, membagikan rekaman aksinya tersebut melalui akun Facebook miliknya. Pria yang diduga seorang dalang ini terlihat merusak gamelannya menggunakan palu berukuran besar.

Ki Dalang Wartoyo mengatakan bahwa aksinya itu dilakukan sebagai bentuk rasa frustasinya terhadap kondisi pandemi Covid-19.

“Saat ini sepi tanggapan,” katanya.

Selama pandemi ini Ki Dalang Wartoyo harus menguras tabungannya untuk bertahan hidup. Selain untuk kebutuhannya sendiri, ia juga membantu beberapa temannya sesama seniman dengan membagikan sembako.

“Termasuk menjual 4 mobil,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa aksinya ini merupakan salah satu bentuk protes terhadap pemerintah. Saat ini pemerintah masih belum memperkenankan pementasan kesenian tanpa disertai solusi yang jelas terhadap nasib seniman.

“Kebijakan pemerintah belum berpihak pada seniman,” katanya.

Warga Desa Tegal Giri, Kecamatan Nogosari, Boyolali ini berharap pemerintah mengeluarkan kebijakan yang bisa membantu para seniman.

“Kami tidak mudah beralih profesi. Sedangkan untuk pentas virtual kami perlu fasilitas,” terangnya.

Sebelum pandemi, Ki Dalang Wartoyo biasa mendapat undangan untuk mementaskan kesenian wayang kulit 20-28 kali dalam sebulan. Sedangkan selama pandemi ini kegiatan pementasan wayang kulit berhenti total.

Bahkan, Ki Dalang Wartoyo biasanya menerima bayaran sebesar Rp 25 juta hingga Rp 80 juta sekali pentas. Bayaran itu dibagi dengan 45 seniman yang terlibat dalam satu pementasan wayang kulit.

Video tersebut menjadi viral, ditonton hingga 15.000 kali dan dibagikan 80 kali dan mendapat 157 komentar.

D For GAEKON