Pemerintah Akan Terapkan PPKM Skala Mikro Di Seluruh Provinsi Per 1 Juni

0

Pemerintah Akan Terapkan PPKM Skala Mikro Di Seluruh Provinsi Per 1 JuniGaekon.com – Mulai 1 Juni 2021, Pemerintah akan menerapkan PPKM skala mikro di seluruh Provinsi di Indonesia. PPKM Mikro diterapkan untuk menekan kasus hingga skala terkecil.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, PPKM skala mikro diterapkan menyusul lonjakan kasus aktif Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ada 10 provinsi yang mengalami lonjakan kasus aktif, di antaranya, Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Maluku dan Maluku Tengah.

“Dari provinsi non PPKM Gorontalo dan Maluku Utara mengalami kenaikan kasus itu. Oleh karena itu untuk PPKM mikro selanjutnya 1-14 Juni mendatang maka Gorontalo, Maluku, Maluku Utara diikutsertakan, ditambah provinsi Sulawesi Barat,” katanya.

Dengan ini, seluruh provinsi di Indonesia menerapkan PPKM Mikro. PPKM Mikro diterapkan di tingkat RT berdasarkan zona. Mulai dari zona hijau, yaitu tidak ada kasus corona di satu RT; zona kuning, zona oranye, dan zona merah (lebih dari 5 rumah dalam 1 RT yang memiliki kasus corona dalam 7 hari terakhir).

Kebijakan ini dilakukan dengan koordinasi Ketua RT/RW, hingga tokoh adat dan masyarakat. Dalam PPKM Mikro ini terdapat juga peraturan terkait jam operasional pusat perbelanjaan atau mal.

Airlangga mengatakan bahwa ada kenaikan kasus aktif sebesar 5 ribu per hari setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan.

“Kasus harian mengalami sedikit peningkatan di kisaran 5 rb per hari. sebelumnya sempat turun di 3800-400. Kemudian kasus aktif nasional memang kalo per 5 Februari turunnya minus 47 persen,” ungkapnya.

Pekan ini kasus positif naik ke angka 35.470. Terjadi kenaikan sebesar 36,07 persen dibanding pekan sebelumnya. Sementara pekan lalu, kasus positif menurun di angka 26.066. Penurunan kasus tersebut terjadi seiring dengan anjloknya tes lebih dari 100.000 dari 310.136 ke 203.510.

Meski kasus positif mengalami kenaikan dibanding pekan sebelumnya, tingkat positivitas (positivity rate) justru menampakkan indikator yang positif.

Positivity rate corona Indonesia pekan ini mengalami penurunan ke angka 9,95 persen. Artinya apabila 100 orang dites, ada sekitar 9-10 orang yang positif corona.

D For GAEKON