Pemerintah Keluarkan Indikator Kematian Covid-19, Begini Kata Luhut!

0

Pemerintah Keluarkan Indikator Kematian Covid-19, Begini Kata Luhut!Gaekon.com – Pemerintah mengeluarkan indikator kematian dalam evaluasi PPKM Level 4. Hal ini lantaran adanya input data yang merupakan akumulasi angka kematian selama beberapa minggu ke belakang.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Suara.com, Pemerintah sebelumnya menggunakan sejumlah indikator untuk menentukan level PPKM.

Indikator level 4, angka kasus konfirmasi positif Covid-19 lebih dari 150 orang per 100 ribu penduduk per minggu.

Kejadian rawat inap di rumah sakit lebih dari 30 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Angka kematian akibat Covid-19 lebih dari lima orang per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.

Sementara level 3, indikatornya; angka kasus konfirmasi positif Covid-19 antara 50-100 orang per 100 ribu penduduk per minggu.

Kejadian rawat inap di rumah sakit 10-30 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Angka kematian akibat Covid-19 antara dua sampai lima orang per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.

Perubahan indikator ini diungkapkan oleh Menko Marves sekaligus Koordinator PPKM Jawa Bali, Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut menerangkan bahwa penghapusan angka kematian itu lantaran ada kesalahan dalam memasukkan data kematian di sejumlah kabupaten/kota sehingga mengganggu penilaian evaluasi PPKM.

“Evaluasi tersebut kami lakukan dengan mengeluarkan indikator kematian dalam penilaian karena kami temukan adanya input data yang merupakan akumulasi angka kematian selama beberapa minggu ke belakang sehingga menimbulkan distorsi dalam penilaian,” kata Luhut.

Dengan adanya ketentuan baru ini, ada 26 kabupaten/kota yang berhasil turun dari Level 4 ke Level 3, Luhut menyebut ini sebagai keberhasilan PPKM.

“Hal ini menunjukkan perbaikan kondisi di lapangan yang cukup signifikan,” ucapnya.

D For GAEKON