Mulai Besok, Pemerintah Akan Kirimkan 300.000 Paket Obat Bagi Penderita Covid-19

0

Mulai Besok, Pemerintah Akan Kirimkan 300.000 Paket Obat Bagi Penderita Covid-19Gaekon.com – Pemerintah berencana akan mengirimkan 300.000 paket obat gratis bagi penderita Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri. Pembagian paket obat ini akan dilakukan pekan ini, pada Rabu (14/7).

Seperti yang dilansir GAEKON dari Akurat, Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan. Pihaknya mengatakan bahwa pekan ini nanti akan launching 300.000 paket obat untuk OTG (orang tanpa gejala) dan bergejala ringan.

“Jadi sudah diputuskan mulai Rabu nanti, minggu ini, kita akan launching ada 300.000 paket obat untuk OTG (orang tanpa gejala) dan yang tidak serius (gejala) penyakitnya (ringan),” Kata Luhut.

Pembagian paket obat-obatan tersebut, berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut penjelasan Luhut, ada tiga jenis paket obat yang akan diberikan kepada masyarakat.

Diantaranya yaitu paket untuk OTG sebanyak 10 persen, penderita dengan gejala demam dan batuk 30 persen, lalu penderita dengan gejala demam dan anosmia 60 persen.

Penyaluran obat Covid-19 gratis ini akan melibatkan TNI dan pihak-pihak terkait lainnya. Dia memastikan, prosedurnya sudah disusun sehingga tinggal implementasi saja.

“Paket obat ini akan menjangkau hampir 210.00 kasus aktif yang kita berikan, ini akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan,” terangnya.

Pemerintah Telah Meluncurkan Telemedicine

Pemerintah sebelumnya telah meluncurkan layanan telemedicine secara gratis bagi masyarakat terpapar Covid-19. Layanan telemedicine tersebut menawarkan konsultasi dan pengiriman obat gratis.

Ada 11 platform telemedicine yang bekerja sama dengan pemerintah untuk program ini, yakni AloDokter, Get Well, Good Doctor, Halodoc, KlikDokter, KlinikGo, LinkSehat, Milvik Dokter, ProSehat, SehatQ dan YesDok.

Namun, layanan telemedicine ini hanya untuk pasien terpapar Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di daerah DKI Jakarta.

Untuk mendapatkan fasilitas jasa konsultasi dokter dan pengiriman obat gratis itu, masyarakat harus melakukan tes swab PCR pada laboratorium yang terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan.

D For GAEKON