Pemerintah Potong Masa Karantina Jadi 10 Hari

0

Pemerintah Potong Masa Karantina Jadi 10 HariGaekon.com – Masa karantina untuk warga yang pulang dari perjalanan luar negeri kini dipotong menjadi 7-10 hari.

Melansir dari CNN, Pemerintah mengurangi masa karantina menjadi 10 hari setelah sebelumnya selama 14 hari. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

“Tadi diputuskan karantina yang 14 hari jadi 10 hari dan 10 hari jadi 7 hari,” kata Luhut.

Luhut meminta agar semua masyarakat yang datang dari luar negeri disiplin. Ia yakin Omicron bisa dicegah jika masyarakat taat dengan aturan karantina yang ada.

“Kunci Omicron di negara manapun masalah disiplin,” tuturnya.

Luhut menegaskan pemerintah tidak akan lagi memberi dispensasi bagi orang yang datang dari luar negeri. Pemerintah akan bersandar dengan aturan yang tertuang dalam Instruksi menteri dalam negeri.

Sebelumnya, masa karantina dari luar negeri kerap berubah-ubah, mulai dari 5 hari hingga 8 hari. Kemudian kemarin, Satgas Covid-19 menerbitkan aturan yang menjadi dasar perbedaan masa karantina 10 atau 14 hari bagi warga negara Indonesia (WNI) yang melakukan perjalanan ke luar negeri.

Aturan Karantina Tertuang Dalam Keputusan Satgas

Aturan karantina 10-14 hari ini ini tertuang dalam Keputusan Satgas Covid-19 Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Pintu Masuk (Entry Point), Tempat Karantina, dan Kewajiban RT-PCR Bagi WNI Perjalanan Luar Negeri.

Dalam Keputusan Satgas itu disebutkan karantina 14 hari diberlakukan kepada WNI yang datang dari negara dengan tiga kriteria rentan kasus Omicron.

Sementara, karantina 10 hari diberlakukan bagi orang yang baru saja melakukan perjalanan dari negara atau wilayah yang tidak memiliki tiga kriteria tersebut.

Sejak 16 Desember 2021, Indonesia telah mengumumkan 152 kasus. Kasus-kasus itu didominasi pelaku perjalanan luar negeri.

D For GAEKON