Digelar Tertutup Demi Keamanan, Pemkab Bogor Bahas Sengketa Lahan Sentul City Bersama Unsur Forkopimda

0

Digelar Tertutup Demi Keamanan, Pemkab Bogor Bahas Sengketa Lahan Sentul City Bersama Unsur ForkopimdaGaekon.com – Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar rapat sengketa lahan Sentul City secara tertutup pada Selasa (25/1).

Melansir dari suarabogor, Pemkab Bogor menggelar rapat ini bersama unsur Forkopimda dan DPRD Kabupaten Bogor di ruang rapat Sekretaris Daerah.

Rapat ini digelar secara tertutup karena masalah keamanan, guna menyelesaikan permasalahan sengketa lahan di kawasan Sentul City, Kecamatan Babakan Madang.

“Intinya, satu, agar permasalahan sengketa ini bisa dituntaskan. Jangan sampai mengganggu keamanan dan ketertiban, terutama untuk masyarakat setempat. Harus ada solusi,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanuddin.

Burhanuddin mengatakan ada beberapa yang dibahas dalam agenda rapat tersebut, salah satunya meminta pihak Sentul City agar memperhatikan masyarakat sekitar.

“Terus juga Sentul (City) juga harus memperhatikan masyarakat setempat,” terangnya.

Sementara itu, anggota Komite I DPD RI, Eni Sumarni menambahkan, beberapa solusi terkait sengketa lahan antara Sentul City dan warga.

Pertama, Sentul City harus mengutamakan warga setempat. Kedua, mengidentifikasi mana warga pemilik lahan yang asli penduduk Sentul dan yang tidak.

“Khusus untuk yang dari luar Sentul yang bukan KTP Sentul, dibedakan mana yang hak milik dan mana yang tanah adat dan garapan,” ujarnya.

Penyebab Sengketa Adalah Ada Orang Yang Menyerobot

Menurut Eni, salah satu penyebab sengketa lahan muncul adalah ada orang menyerobot tanah yang lama telantar tanpa akta kepemilikan.

“Iya, karena orang kan kalau lama ditelantarkan tuh kan suka diserobot orang bisa saja. Karena lamanya tidak segera di akta,” katanya.

Rapat tertutup ini dihadiri Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanuddin, perwakilan DPRD Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, AKBP Imanuddinman Imanuddin, Komite I DPD RI, Camat Babakan Madang, Cecep Imam Nagarasid, hingga Kepala Desa Bojong Koneng.

D For GAEKON