Pemkot Madiun Siapkan Penjara Angker Untuk Isolasi Bagi Yang Nekat Mudik

0

Pemkot Madiun Siapkan Penjara Angker Untuk Isolasi Bagi Yang Nekat MudikGaekon.com – Pandemi Covid-19 membuat pemerintah membuat kebijakan dilarang mudik selama 2 tahun berturut-turut. Hal ini banyak disesalkan masyarakat, terlebih bagi mereka yang sudah sangat rindu dengan kampung halaman.

Akhirnya banyak dari mereka yang nekat mudik dan melupakan pentingnya himbauan #dirumahsaja. Dalam mengatasi hal ini, Pemerintah Kota Madiun sengaja mempersiapkan bekas penjara peninggalan penjajah Kolonial Belanda untuk para pemudik yang nekat pulang kampung ke kota pecel tersebut.

Tak sekadar bekas penjara, namun tempat tersebut dikenal cukup angker. Wali Kota Madiun, Maidi mengatakan bahwa rencana itu masih dikoordinasikan.

“Saya sedang koordinasi dengan Pak Danrem bila perlu tempat angker (penjara peninggalan Belanda) itu saya gunakan. Lokasinya di bekas rumah tahanan militer,” terangnya.

Pilihan penjara angker ini menurut Maidi sangat tepat, pasalnya untuk membuat jera para pemudik yang nekat pulang kampung ditengah pandemi Covid-19.

“Itu merupakan bekas penjara militer. Siapa yang berani masuk ke situ,” tambahnya.

Maidi menyebut jika diisolasi di hotel, pemudik dianggap keenakan. Sehingga, ia pun berinisiatif untuk memakai bekas penjara Belanda yang terkenal angker tersebut.

Diketahui, rumah tahanan militer yang terletak di Kelurahan Pangongangan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun merupakan aset Kodam V Brawijaya.

Rumah tahanan yang dibangun penjajah Belanda tahun 1818 itu dahulunya merupakan penjara bagi tahanan sipil yang dianggap memberontak pemerintahan.

Berdasarkan sejarah rumah tahanan militer yang berada dibelakang kompleks Gereja Katolik Santo Cornelius Kota Madiun merupakan bekas penjara peninggalan penjajah Belanda.

D For GAEKON