Pemkot Serang Akan Berikan Sanksi Bagi Restoran Yang Nekat Buka Siang Hari Saat Ramadan

0

Pemkot Serang Akan Berikan Sanksi Bagi Restoran Yang Nekat Buka Siang Hari Saat RamadanGaekon.com – Selama bulan Ramadan, Pemerintah Kota Serang, Banten, melarang warung makan maupun kafe buka di siang hari.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kompas, Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang Tb Hasanudin mengatakan, jika ada pengelola restoran, rumah makan dan kafe yang nekat beroperasi pada saat waktu yang dilarang, maka bisa terancam sanksi berupa hukuman 3 bulan penjara.

Tak hanya itu, mereka juga akan terkena denda maksimal Rp 50 juta.

“Bilamana masih melaksanakan, masih buka, masih melayani di siang hari, maka itu akan dikenakan sanksi. Sanksinya pidana bisa berbentuk sanksi kurangan badan lebih kurang 3 bulan dan sanksi uang maksimal Rp 50 juta,” terangnya.

Dalam surat Imbauan Bersama nomor 451.13/335 -Kesra/2021 tentang Peribadatan Bulan Ramadhan dan Idul Fitri, diatur bahwa restoran dan sejenisnya tutup pada pukul 04.30 WIB hingga 16.00 WIB.

Kepala Satpol PP Kota Serang Kusna Ramdani mengatakan bahwa Pemkot Serang sebenarnya tidak melarang masyarakat untuk buka puasa bersama di luar rumah. Hal itu mempertimbangkan pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Meski demikian, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan di lokasi-lokasi yang menjadi titik berkumpulnya masyarakat untuk buka bersama dan mencari takjil.

“Sehingga setiap sore kita pantau ke sana, supaya mereka tetap memakai masker ataupun protokol kesehatan secara ketat,” kata Kusna.

Hasanudin mengatakan, tindakan tegas itu sesuai dengan Pasal 10 dan Pasal 21 ayat 4 Peraturan Daerah Kota Serang Nomor 2 Tahun 2010.

“Kalau ada rumah makan yang buka, akan kami sita alat masaknya, atau mungkin kompornya. Saat ini masih sosialisasi, ke depannya kalau ada yang buka, akan ditindak,” ujar Hasanudin.

D For GAEKON