Pemuda Ini Mewek Usai Ditangkap Polisi Terkait Kabar Hoaks Sebut Polisi Terima Upeti Razia PSK Di Solo

0

Pemuda Ini Mewek Usai Ditangkap Polisi Terkait Kabar Hoaks Sebut Polisi Terima Upeti Razia PSK Di SoloGaekon.com – Seorang pemuda berinisial RD (24). Warga Ngringo, Jaten, Karanganyar ditangkap polisi karena menyebarkan kabar hoaks di media sosial.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Suarasurakarta, RD mengomentari unggahan berita di akun Instagram @kabarsolo mengenai polisi yang memantau pekat dan prostitusi menggunakan drone di kawasan Gilingan dan Kestalan.

“hahaha padahal sudah ada jatah bulanan, hyaa.” Tulis RD dalam kolom komentar.

Akibat komentarnya itu, RD dijemput di rumahnya pada Senin (8/3) lalu dibawa ke Mapolresta Solo untuk diminta keterangan. Ia langsung mewek usai dijemput pihak polisi.

Polresta Solo menilai komentar itu tidak benar dan tidak pantas dilontarkan kepada anggota kepolisian yang sudah bekerja keras memberantas pekat.

Paur Humas Polresta Solo, Aiptu Iswan Tri Wahudiono, mewakili Kasubagumas Polresta Solo, AKP Umi Supriati mengatakan RD diamankan petugas dan telah meminta maaf di halaman Mapolresta Solo.

Iswan meminta agar masyarakat lebih berhati-hati dan bisa membedakan antara kritik dengan penyebaran kabar hoaks.

“Kami akan menindaktegas penyebaran berita hoaks. Semoga ini dapat menjadi pelajaran masyarakat agar tidak menyebarkan berita hoaks,” paparnya.

RD meminta maaf kepada seluruh personel Polresta Solo dan warga Kota Solo. Dalam keterangannya, RD mengonfirmasi telah berkomentar pada salah satu akun media sosial yang membagikan ulang berita Polresta Solo dalam memberantas prostitusi di Solo.

“Saya menuliskan komentar pada Senin [8/3/2021] dan saya mengakui apa yang saya lakukan tidak sesuai fakta. Mohon maaf kepada seluruh anggota Polresta Solo dan masyarakat,” papar RD kepada wartawan di Mapolresta Solo, Senin.

Ia mengaku siap diproses hukum jika mengulangi perbuatannya lagi. RD diminta membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya kembali mengomentari soal razia prostitusi oleh Polresta Solo maupun komentar tidak pantas lainnya.

D For GAEKON