Pendapatan Dari Perusahaan Bir Mencapai Rp100,4 Miliar, Ketua DPRD DKI Tak Setuju Jika Saham Dilepas

0

Pendapatan Dari Perusahaan Bir Mencapai Rp100,4 Miliar, Ketua DPRD DKI Tak Setuju Jika Saham DilepasGaekon.com – Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi tak setuju jika Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI melepas saham di perusahaan bir. Pasalnya, pendapatan Pemprov DKI sangat tinggi dari kepemilikan saham di PT Delta Djakarta, Tbk (DLTA).

Seperti yang dilansir GAEKON dari Medcom, Prasetyo mengatakan bahwa PT Delta Djakarta, Tbk (DLTA) menyumbang sebesar Rp100,4 miliar.

“Laporan yang saya terima PT Delta telah menyumbang dividen ke komponen pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dalam APBD tahun 2019 DKI Jakarta sebesar Rp100,4 miliar,” kata Prasetyo melalui akun Instagram miliknya, @prasetyoedimarsudi, Jumat (5/3).

Prasetyo menjelaskan prosedur penjualan saham milik pemerintah diatur dalam Pasal 24 ayat 6 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Prosedur tersebut juga diatur dalam Pasal 55 ayat (2) huruf b Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang milik Negara/Daerah, dan Pasal 24 Ayat (2) Permendagri Nomor 52 Tahun 2012 tentang Pedoman Pengelolaan Investasi Pemerintah Daerah.

Dengan aturan tersebut, Politikus PDIP itu menilai Pemprov DKI tak bisa sembarangan menjual saham di PT Delta. Apalagi menjual dengan menggebu-gebu.

“Sangat dibutuhkan suatu analisis dari kajian yang komprehensif atas rencana divestasi saham kepemilikan Pemerintah Daerah DKI Jakarta di PT Delta Djakarta Tbk,” kata dia.

Prasetyo juga mengatakan dividen itu merupakan yang terbesar kedua setelah PT Bank DKI. Perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu menyumbang pendapatan DKI sebesar Rp240 miliar.

Ia mengingatkan sejarah Pemprov DKI memiliki saham di PT Delta. Pada 1960-an, pemerintah pusat menyerahkan pengelolaan perusahaan PT Delta kepada Pemprov DKI. Penyerahan pengelolaan itu tentu bukan tanpa memberikan alasan. Salah satunya untuk mengukur seberapa jauh penetrasi pasar minuman beralkohol di kalangan yang belum pantas.

D For GAEKON