Pendapatan Tak Sebanding, 5 Mal Di Bandung Terancam Dijual

0

Pendapatan Tak Sebanding, 5 Mal Di Bandung Terancam Dijual

Gaekon.com – Selama masa PPKM mulai darurat hingga Level 4, seluruh mal di Indonesia terpaksa harus berhenti beroperasi. Bahkan tak hanya ditutup, beberapa mal di Bandung terancam dijual.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Liputan6, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Bandung, Raya Handianto Lie mengatakan ada lima mal atau pusat perbelanjaan yang terancam dijual.

Salah satu mal yang akan dijual yaitu Ujungberung Town Square (Ubertos). Sementara 4 mal lainnya belum dijelaskan secara rinci.

“Kalau terdata sih ada beberapa. Jadi, mereka hidup segan mati enggak mau gitu,” kata Handianto.

Pengunjung Mal Di Bandung Belum Meningkat Signifikan

Meski mal di Kota Bandung telah diperbolehkan menerima pengunjung sebesar 50 persen dari total daya tampung, namun sampai saat ini pengunjung masih belum meningkat secara signifikan.

Menurut Handianto, pengunjung rata-rata tak lebih dari 10-15 persen. Di akhir pekan, memang ada kenaikan meski tidak terlalu signifikan yaitu 15 persen.

“Kami berterima kasih pemerintah memberi relaksasi sebesar 50 persen. Tapi kami berharap tempat hiburan itu juga dibuka. Sebab orang datang ke mal bukan cuman belanja, tapi juga cari hiburan,” ungkapnya.

Handianto mengatakan jika tempat hiburan dibuka seperti arena bermain anak dan bioskop maka tenaga kerja kembali terserap.

“Kalau bioskop tutup, 30 orang tak punya pekerjaan. Di Bandung ada berapa mal? Mungkin sekarang ratusan pekerja bioskop itu menganggur,” tuturnya.

Mal-mal tersebut terancam dijual lantaran pendapatannya tak sebanding dengan biaya operasional yang harus dikeluarkan pada masa PPKM.

D For GAEKON