Pengacara Donald Trump Positif COVID-19

0

Pengacara Donald Trump Positif COVID-19Gaekon.com – Pengacara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Rudy Giuliani dikabarkan telah terinfeksi COVID-19. Giuliani dinyatakan positif setelah upaya lintas negara mantan walikota New York untuk membujuk anggota parlemen negara bagian Republik guna membantu membalikkan kekalahan pemilihan presiden.

Menurut informasi yang dilansir dari AFP dan Reuters, Senin (7/12/2020) Giuliani yang berusia 76 tahun merupakan sosok orang yang dekat dengan Gedung Putih, termasuk Trump sendiri, yang terjangkit virus Corona. Setidaknya sudah lebih dari 280.000 orang di AS meninggal karena penyakit ini.

“@RudyGiuliani, sejauh ini walikota terhebat dalam sejarah NYC (New York City), dan yang telah bekerja tanpa lelah mengungkap pemilu paling korup (sejauh ini!) dalam sejarah AS, telah dinyatakan positif mengidap Virus China,” kata Trump, mengganti nama virus Corona menjadi virus China.

Menurut dua sumber mengatakan kepada Reuters bahwa Giuliani berada di Rumah Sakit Universitas Georgetown di Washington, D.C. pada Minggu (6/12/2020). Pihak rumah sakit tidak segera menanggapi permintaan konfirmasi.

Selain itu, Giuliani diketahui telah memelopori upaya Trump yang gagal untuk membalikkan kekalahannya dalam pemilu 3 November lalu dari Presiden terpilih Demokrat Joe Biden melalui serangkaian tuntutan hukum. Tidak hanya itu, bahkan Trump dan Giuliani telah berulang kali mengklaim, tanpa bukti, bahwa hasil pemilu dirusak oleh penipuan besar-besaran.

Kemudian, para pejabat dari negara-negara bagian dan federal telah berulang kali mengatakan tidak ada bukti penipuan dalam skala yang signifikan. Sementara itu, saat Giuliani mengunjungi Georgia pada pekan lalu, di mana dia mendesak anggota parlemen negara bagian untuk campur tangan guna membatalkan kemenangan Biden di negara bagian itu, setelah membuat permohonan serupa di Michigan pada Rabu (2/12/2020) dan Arizona pada Senin (30/11/2020).

Lalu, Donald Trump dan banyak rekan dekatnya telah menolak saran dari para pejabat kesehatan masyarakat untuk memakai masker dan menghindari kerumunan orang untuk membendung penularan Corona, yang telah meraung ke tingkat rekor di Amerika Serikat saat musim dingin mendekat.

Selama pemerintahan Trump, Giuliani telah menghadapi masalah hukum yang memuncak. Jaksa federal di Manhattan telah menyelidiki urusan bisnis Giuliani di Ukraina, dan dua rekannya, Lev Parnas dan Igor Fruman, telah didakwa dengan pelanggaran keuangan kampanye.

Sedangkan Giuliani sendiri tidak dituntut secara pidana dan membantah melakukan kesalahan. Sementara dari Parnas dan Fruman juga mengaku tidak bersalah.

Z For GAEKON