Pengacara Nurhadi Menduga Oknum Polisi Ikut Terlibat Dalam Kasus Penganiayaan Kliennya

0

Pengacara Nurhadi Menduga Oknum Polisi Ikut Terlibat Dalam Kasus Penganiayaan KliennyaGaekon.com – Dibalik kasus penganiayaan terhadap jurnalis Tempo, Nurhadi, ada dugaan beberapa oknum polisi ikut terlibat di dalamnya.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Liputan6, Pengacara Nurhadi, Fatkhul Khoir menuturkan, dua oknum kepolisian diduga terlibat dalam kasus penganiayaan tersebut.

“Dalam pemeriksaan itu, saksi menyebut dua nama anggota Polri lainnya yang diduga terlibat, yakni mantan Karo Perencanaan Polda Jatim, Kombes Pol Achmad Yani dan seorang personel polisi lainnya bernama Heru,” ujarnya, Minggu (4/4).

Saksi yakin betul bahwa sosok itu adalah Achmad Yani, sebab saat itu ia terlihat masih mengenakan pakaian pesta.

Saksi mengetahui kemunculan Achmad Yani saat Nurhadi tengah diinterogasi sambil dipukuli di gudang belakang Gedung Samudra Bumimoro, Krembangan, Surabaya, pada Sabtu 27 Maret 2021.

Achmad Yani sempat melihat peristiwa penganiayaan Nurhadi, selama lima menit.

“Dalam proses pemeriksaan ada beberapa fakta baru yang muncul. Satu terduga atas nama Heru yang disebut anggota kepolisian. Yang kedua munculnya nama Achmad Yani. Itu berdasarkan keterangan Nurhadi dan diperkuat oleh keterangan saksi kunci,” ucapnya.

Achmad Yani diduga muncul melihat dari balik gang, sekitar lima menit saat terjadi penyekapan Nurhadi di gudang belakang Gedung Samudra Bumimoro. Selama lima menit tersebut, Achmad Yani disebut hanya melihat peristiwa penganiayaan terhadap Nurhadi.

Padahal menurut Fatkhul, sebagai anggota polisi, Achmad Yani seharusnya bisa mencegah. Hal itu kini memunculkan dugaan bahwa Achmad Yani memang melakukan pembiaran kekerasan yang berlangsung.

Achmad Yani, lanjut Fatkhul, juga disebut sebagai bapak asuh oleh dua terduga pelaku penganiayaan lain, yakni Firman dan Purwanto.

D For GAEKON