16 Orang Jadi Korban, Pengelola Kenjeran Park Angkat Bicara Soal Wahana Yang Ambrol

0

16 Orang Jadi Korban, Pengelola Kenjeran Park Angkat Bicara Soal Wahana Yang AmbrolGaekon.com – Insiden ambrolnya salah satu wahana di Kenjeran Park sempat bikin heboh warganet. Pasalnya, insiden itu menelan 16 korban yang kini dirawat RS Dr Soetomo dan RS Soewandi.

Melansir dari suarasurabaya.net, Manajer HRD PT. BCW Bangun Citra Wisata, Bambang Irianto menanggapi hal ini. Pihaknya mengatakan tengah mencari informasi, insiden ini karena error atau bagaimana.

“Kami sudah bicara dengan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Saat ini tim sedang mencari informasi, insiden ini karena error atau karena usia dari wahana,” katanya.

Bambang mengaku masih menunggu hasil dari investigasi tim kepolisian untuk menemukan bukti-bukti. Bambang mengeklaim, wahana seluncuran yang dibangun sejak Tahun 2016 itu sudah dicek secara berkala mulai dari alat-alat hingga ada tim pengujinya.

“Untuk seluncuran kami sudah perbarui kemarin, maksimal itu 10 orang dan harus bergantian. Ada yang naik 10 dan turun juga 10 orang, cuman pengunjung memang senang kalau semakin banyak yang barengan,” imbuhnya.

Karena kejadian itu sejumlah 16 orang dilarikan ke RS Soewandi dan RS DR Soetomo, masing-masing di antaranya berjumlah delapan orang.

Kini pihak mengelola menutup sementara wahana kolam renang. Namun Pantai Kenjeran tetap buka seperti biasa.

Pihak Kenjeran Park Akan Menanggung Biaya Korban

Sebagai perwakilan pihak Kenpark, Bambang menyampaikan pertanggung jawaban atas insiden itu. Katanya pihak pengelola akan menanggung semua biaya mulai dari perawatan hingga pasca perawatan.

“Pihak keluarga pemilik perusahaan sudah menyampaikan akan bertanggung jawab sepenuhnya terkait insiden ini,” ujarnya.

Sementara itu menurut Walikota Surabaya Eri Cahyadi meski wahana sudah memiliki izin, namun tetap harus ada pengecekan operasional secara berkala.

“Ini menjadi evaluasi bersama, meski wahana yang dimiliki pihak swasta ini sudah memiliki izin tapi harus ada pengecekan operasional secara berkala. Saya sudah pastikan bahwa pihak pengelola akan bertanggung jawab atas kejadian ini,” Kata Eri.

D For GAEKON