Penjualan Menurun Drastis, Bata Tutup Puluhan Gerai Dan PHK Karyawan

0

Penjualan Menurun Drastis, Bata Tutup Puluhan Gerai Dan PHK KaryawanGaekon.com – PT Sepatu Bata Tbk mengalami penurunan penjualannya hingga 51% di tahun 2020. Perusahaan hanya mencatatkan penjualan Rp 459 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 931 miliar.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Detik, Direktur Sepatu Bata Sanusi Kamad mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut mengalami kerugian sebesar Rp 177 miliar di 2020. Pihaknya menerangkan bahwa hal ini adalah salah satu akibat dari pandemi Covid-19.

“Laba usaha tahun ini minus Rp 177 miliar, tahun sebelumnya plus Rp 23 miliar. Hal ini terjadi akibat dampak COVID,” terangnya.

Pihak perusahaan sempat melakukan pencabutan status Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) alias pailit sejak 20 Mei lalu di Pengadilan Niaga. Direktur Sepatu Bata Hatta Tutuko mengatakan pencabutan status pailit membuktikan bahwa keuangan perusahaan masih sehat.

Gugatan itu diajukan karena ada utang bisnis, namun utang itu kini sudah dibayar. Meskipun selamat dari kondisi pailit, PT Sepatu Bata sempat menutup sejumlah toko miliknya.

Perusahaan telah melakukan penutupan toko. Toko-toko yang ditutup ini disebut sudah tidak lagi memberikan keuntungan kepada perusahaan. Hingga saat ini setidaknya, penutupan sudah dilakukan pada 50 toko yang tidak menguntungkan.

Terhitung hingga Mei 2021, jumlah gerai Sepatu Bata di seluruh Indonesia yang tersisa yaitu sejumlah 460 toko. Kedepannya, pihak bata tidak akan membuka toko baru, namun hanya fokus mengembangkan bisnis digital.

Pihaknya akan meningkatkan penjualan secara online. Karena itulah pengurangan jumlah karyawan menjadi keputusan yang tidak bisa dihindari. Banyak karyawan yang tidak diperpanjang kontraknya oleh perusahaan.

D For GAEKON