Penumpang Transjakarta Dan MRT Mulai Hari Ini Wajib Bawa STRP

0

Penumpang Transjakarta Dan MRT Mulai Hari Ini Wajib Bawa STRP

Gaekon.com – Mulai hari ini, Senin (12/7) penumpang Transjakarta dan MRT wajib memiliki Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Pengelola PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) mewajibkan penumpang memiliki STRP terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah DKI Jakarta.

“Setiap pelanggan akan diperiksa oleh petugas kami,” kata Direktur Operasional PT TransJakarta Prasetia Budi.

Kebijakan STRP bagi penumpang TransJakarta itu menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan (Menhub) Nomor 49 Tahun 2021 tentang perubahan atas SE Menhub Nomor 43 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Darat pada Masa Pandemi Covid-19.

Manajemen TransJakarta mengatur persyaratan untuk membatasi bagi seluruh penumpang moda transportasi massal tersebut.

Sebelum masuk pintu transaksi atau ‘tap in’, setiap penumpang akan diperiksa Petugas Layanan Halte (PLH) TransJakarta dibantu Dinas Perhubungan.

Petugas gabungan juga akan memeriksa persyaratan bagi calon penumpang layanan Non Bus Rapid Transit atau Non BRT dan Mikrotrans pada pos penyekatan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Prasetia meminta calon penumpang TransJakarta menyiapkan dokumen persyaratan di atas guna menghindari antrean di jalur pintu masuk halte.

Tak hanya STRP, penumpang juga harus mengantongi surat keterangan dari pemerintah daerah (pemda) setempat dan surat dari pimpinan instansi (minimal eselon dua untuk pemerintahan), pimpinan perusahaan atau yang termasuk sektor esensial dan kritikal.

Prasetia mengatakan pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga kesehatan bisa menunjukkan kartu tanda pengenal (Id Card).

“Namun, bagi masyarakat dan pegawai swasta sektor esensial dan kritikal yang tidak bisa menunjukkan salah satu dari surat di atas, maka tidak diperkenankan untuk menggunakan layanan TransJakarta,” ungkapnya.

Selain TransJakarta, PT MRT Jakarta (Perseroda) pun mewajibkan penumpang membawa dokumen perjalanan, termasuk STRP untuk mendukung penerapan PPKM Darurat.

MRT Hanya Untuk Pekerja Sektor Esensial Dan Kritikal

Plt Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda) Ahmad Pratomo mengatakan mulai 12 Juli hingga 20 Juli, perjalanan menggunakan MRT Jakarta hanya diperbolehkan bagi pelaku perkantoran sektor esensial dan kritikal.

“Masyarakat yang akan melakukan mobilitas menggunakan MRT Jakarta wajib membawa dan menunjukkan salah satu dari dokumen perjalanan,” kata Ahmad.

D For GAEKON