Penyelidikan Kasus Kematian Wabup Sangihe Helmud Hontong Resmi Ditutup

0

Penyelidikan Kasus Kematian Wabup Sangihe Helmud Hontong Resmi DitutupGaekon.com – Kasus kematian Wakil Bupati Sangihe, Helmud Hontong resmi ditutup proses penyelidikannya. Dari hasil penyelidikan, Helmud meninggal akibat penyakit komplikasi yang diderita.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Tempo, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Sulawesi Utara Komisaris Besar Jules Abraham Abast membenarkan hal ini. Pihaknya menegaskan bahwa kasus tersebut telah ditutup.

“Iya sudah kami tutup penyelidikan,” kata Jules.

Pihak polisi sempat mengotopsi jenazah Helmud guna mencari tahu penyebab kematian. Ternyata hasilnya adalah Helmud meninggal akibat penyakit komplikasi.

Tidak Ditemukan Racun Pada Tubuh Wabup Sangihe

Jules membantah tentang kabar simpang siur yang beredar jika Helmud tewas karena diracun. Pasalnya, dalam tubuh Helmud tidak ditemukan adanya racun.

“Kami sudah melakukan penyelidikan dan sudah melakukan autopsi terhadap almarhum dan hasil dari autopsi bahwa tidak ditemukan adanya racun, apakah itu sianida, pestisida ataupun arsen, jadi tidak ditemukan itu,” ucap Jules.

Dengan ini, Jules berharap agar masyarakat tidak menyebarluaskan kabar yang tidak benar terkait kematian Helmud. Terutama, mengaitkan kematiannya dengan penolakan izin tambang emas di daerah Kabupaten Sangihe.

“Terkait dengan hal ini, kami mengharapkan isu-isu ini tidak diperluas lagi, karena fakta hasil autopsi seperti itu,” kata Jules.

Sebelumnya, Helmud Hontong meninggal dunia pada Rabu 9 Juni 2021 saat berada di dalam pesawat Lion Air JT 740. Saat itu Helmud dalam perjalanan dari Bali menuju Makassar.

D For GAEKON