Percepat Deteksi Varian Baru Covid-19, Menkes Akan Perbanyak Tes Genom

0

Percepat Deteksi Varian Baru Covid-19, Menkes Akan Perbanyak Tes GenomGaekon.com – Guna mendeteksi varian baru virus corona (Covid-19) di Indonesia, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin akan memperbanyak tes dengan metode pengurutan genom secara keseluruhan (whole genome sequencing/WGS).

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Budi berharap dengan peningkatan tes genome ini akan mempercepat deteksi varian baru virus corona. Ia akan mengoptimalkan ini dengan memanfaatkan seluruh jaringan laboratorium yang ada.

“Kita akan terus memperbanyak dan memperketat tes genome sequence dengan memanfaatkan seluruh jaringan laboratorium yang ada di bawah kami dan Ristek/BRIN,” kata Budi.

Budi bekerja sama dengan jaringan laboratorium di bawah Kemenkes bersama Kementerian Ristek/BRIN untuk melakukan peningkatan tes genome.

Dari hasil penelusuran tes menggunakan WGS pada Januari, Kemenkes telah menemukan varian baru B117 dari dua orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Arab Saudi, dan empat orang lainnya terkena infeksi varian B117 karena transmisi lokal.

Namun keenamnya kini telah dinyatakan negatif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan test usap PCR. Menurut Budi, pada 2020 lalu hanya ada 172 testing WGS sehingga temuan baru varian corona amat minim.

Ia juga menyinggung tes genome di luar negeri yang biasanya mencapai 10 ribu tes dalam setahun.

“Kita sebelumnya hanya 172 testing genome sequencing sehingga kalau ada varian baru sulit teridentifikasi padahal beberapa negara setahun bisa 10 ribu testing,” ucap Budi.

Kementerian Kesehatan juga tengah menelusuri tiga varian baru virus corona di Indonesia, yakni B117, P1, dan B1351. Namun, varian P1 dan B1351 belum teridentifikasi di Indonesia.

Budi mengatakan, strategi testing Covid-19 untuk mencari varian baru virus corona tersebut sudah mulai digalakkan sejak Januari 2021.

D For GAEKON