Percepat Program Vaksin, Menkeu Sri Mulyani Alihkan Dana Daerah Rp1,96 Triliun

0

Percepat Program Vaksin, Menkeu Sri Mulyani Alihkan Dana Daerah Rp1,96 TriliunGaekon.com – Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengalihkan dana transfer ke daerah sebesar Rp1,96 triliun untuk pelaksanaan program vaksinasi Covid-19. Anggaran ini dilakukan karena pemerintah ingin mempercepat program vaksinasi kepada masyarakat.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Dana tersebut disalurkan melalui bantuan Anggota TNI, Polri, hingga bidan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

“Sebetulnya anggaran ini ada di daerah, namun selama ini tidak terjadi, sehingga tadi kita mendengar keluhan dari TNI yang melakukan operasi vaksin, mereka harus mengeluarkan dari anggaran sendiri. Kita nanti akan berikan dan nanti anggaran yang ada di daerah kita ambil langsung sebelum kita transfer, namanya intercept,” terang Ani.

Target Penyuntikan Vaksin 2 Juta Dosis Per Hari Mulai Agustus

Tak hanya untuk vaksinasi, bendahara negara juga menambahkan anggaran untuk pelaksanaan kebijakan penebalan PPKM Mikro sebesar Rp790 miliar. Rencananya, pemerintah akan mempercepat penyaluran vaksin kepada masyarakat dengan target penyuntikan mencapai 2 juta dosis per hari mulai Agustus 2021.

Sementara itu pada September 2021, targetnya naik jadi 3 juta dosis per hari. Pemerintah turut mengerahkan pelayanan vaksinasi melalui Anggota TNI dan Polri untuk mempercepat penyaluran vaksin.

Pengalihan anggaran ini dilakukan karena pemerintah ingin mempercepat program vaksinasi kepada masyarakat.

Saat ini, pemerintah menargetkan penyuntikan bisa mencapai 1-2 juta dosis per hari. Namun, pemerintah ingin penyuntikan bisa meningkat jadi 3 juta dosis per hari. Maka dari itu, vaksinasi dipercepat dengan turut melibatkan Anggota TNI, Polri, hingga bidan dari BKKBN.

“Target yang diberikan untuk TNI Polri 30 juta orang yang divaksin dan yang bidan 37 juta orang. Ini berarti mereka akan diberikan anggaran untuk vaksinasi,” ujarnya.

D For GAEKON