Perempuan 19 Tahun Ini Diperkosa 3 Pria Saat Tunggu Angkot Pinggir Jalan

0

Perempuan 19 Tahun Ini Diperkosa 3 Pria Saat Tunggu Angkot Pinggir JalanGaekon.com – Seorang warga Kecamatan Maulafa Kota Kupang, NTT berinisial MIF (19) menjadi korban pemerkosaan tiga pria sekaligus.

Melansir dari Kumparan, Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Selasa (11/1) malam di dalam semak belukar. Tepatnya di belakang Kantor Disperindag Kabupaten Kupang, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

MIF menjadi korban pemerkosaan tiga pria masing-masing sopir mobil rental dan dua orang rekannya. Para pelaku masing-masing diketahui berinisial ML alias Meki, RS alias Rinto dan MB alias Maksi.

Polisi kini telah mengamankan barang bukti berupa baju dan celana milik korban, baju dan celana milik pelaku ML alias Meki serta mobil pick up warna hitam dengan nomor polisi DH 8192 BF. Kasus ini dilaporkan dengan laporan polisi nomor LP/B/6/ 2022 /Sek Kupang Tengah.

Kronologi Korban Diperkosa Oleh 3 Pria

Kejadian bermula saat korban sendirian sedang menunggu mobil angkutan kota di samping kantor Pegadaian Oesapa, Jalan Timor Raya, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang sekitar pukul 19.00 WITA.

Kemudian datang sebuah mobil pick up warna hitam bertuliskan kata “DEDE” pada kaca depan. Pick up ini berhenti di samping korban. Lalu sopir dan dua orang temannya menawarkan untuk mengantar korban. Korban pun naik di kursi depan mobil. Sedangkan dua orang teman pelaku duduk di belakang.

Sopir dan kedua orang temannya bukannya mengantar korban ke tempat tujuan, tetapi malah membawanya ke area semak belukar, di belakang kantor Disperindag Kabupaten Kupang, di desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Sang sopir dan kedua temannya lalu berusaha memperkosa korban. Ketiga pelaku yang kemudian diketahui bernama Meki, Rinto dan Maksi secara bergilir melakukan pemerkosaan terhadap korban. Mereka mengancam membunuh korban bila melawan.

Meki dan kedua rekannya kemudian pergi meninggalkan korban di lokasi kejadian di dalam semak. Korban kemudian berjalan kaki sambil menangis menuju ke perempatan jalan di Desa Oelpuah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Korban kemudian ditemukan oleh beberapa pemuda yang sedang duduk-duduk di perempatan jalan tersebut.

Para pemuda tersebut kemudian membawa korban ke kantor Polsek Kupang Tengah untuk melaporkan kejadian yang dialaminya. Piket SPKT Polsek Kupang Tengah menerima dan membuat laporan polisi serta permintaan VER.

Korban lalu dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang guna dilakukan pemeriksaan VER. Kanit Reskrim Polsek Kupang Tengah, Aipda Pance P Sopacua dan anggota Reskrim Brigpol Obes Aome atas perintah Kapolsek Kupang Tengah Iptu Elpidus Kono Feka, melakukan penyelidikan dan berhasil mengantongi identitas para pelaku.

Tak sampai 1×24 jam, polisi menangkap satu pelaku bernama ML alias Meki. Ia ditangkap di rumah tetangga, di Desa Oelpuah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Sementara dua pelaku lainnya sedang diburu polisi.

“RS dan MB masih buron. Kita sudah periksa korban,” ujar Humas Polres Kupang, Aiptu Lalu Randy Hidayat.

D For GAEKON