Perempuan Pembakar Masker Asal Kupang Akhirnya Diamankan Polisi

0

Perempuan Pembakar Masker Asal Kupang Akhirnya Diamankan PolisiGaekon.com – Kasus pandemi Covid-19 yang tengah melanda Indonesia membuat banyak orang mis komunikasi dengan semua informasi mengenai Covid-19. Alhasil mereka jadi saling tuduh dan saling menyalahkan.

Seperti video yang baru-baru ini viral di media sosial. Video yang sempat diunggah akun @smart.gram di instagram itu memperlihatkan seorang perempuan asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wanita berinisial GSDS (19) ini berkata kasar dan menghina tenaga medis terkait penanganan Covid-19. Ia menyebut bahwa data Covid-19 adalah hoax. Tak hanya itu, ia juga membuang masker dan membakarnya.

Aksinya itu membuat GSDS akhirnya diamankan oleh Polda NTT. Ia berhasil ditangkap dirumahnya yang ada di Kecamatan Maulafa, Kota Kupang pada Minggu malam (31/1) oleh tim siber media sosial Polda NTT.

GSDS dijerat dengan Pasal 45A ayat (2) dan Pasal 43 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dengan ancaman 6 tahun penjara atau denda Rp1 miliar rupiah.

Sebelumnya, viral sebuah video yang memperlihatkan seorang perempuan menghina tenaga medis. Dalam video video tersebut, tampak seorang remaja perempuan mengenakan kaos panjang berwarna hitam memperkenalkan dirinya sambil memegang beberapa masker.

Ia menyebut bahwa data COVID-19 adalah hoax dan mencaci para tenaga medis dokter dan juga perawat.

“Saudara kita yang tidak melihat data COVID-19 yang hoax, sakit hati ya, para dokter perawat goblok hanya mau kesenangan semata, Corona hoax,” katanya.

Dalam video lainnya, perempuan itu juga menegaskan agar masyarakat tidak mempercayai para tenaga medis, dan cukup percaya ke Tuhan. Ia bahkan membuang masker dan membakarnya.

“Untuk masyarakat Indonesia, jangan percaya dengan Corona, percaya sama Tuhan, jangan percaya sama dokter dan perawat, mereka itu yang bunuh pasien, pasiennya negatif dibilang positif, kalian hanya mau dunia harta, nyawa gak bisa kembali, jangan goblok. Kita cegah COVID-19 dengan membakar masker, bakar masker, buang handsanitizer, buang sabun cuci tangan buang,” tambahnya.

Perempuan itu juga menantang orang yang tidak suka dengan kelakuannya. “Apa mau lawan saya mari sini, saya di Kupang Nusa Tenggara Timur, stop-la bodohi masyarakat miskin,” ujarnya.

Video tersebut pertama kali dibagikan lewat Facebook dan akhirnya viral. Video menghina tenaga medis itu mengundang perhatian dari berbagai pihak.

D For GAEKON