Pergi Ke Luar Negeri Ditengah PPKM Darurat, Sosmed Menantu Menko Airlangga Diserbu Warganet

0

Pergi Ke Luar Negeri Ditengah PPKM Darurat, Sosmed Menantu Menko Airlangga Diserbu WarganetGaekon.com – Ditengah PPKM Darurat, kerabat Menko Perekonomian, Airlangga Hartanto memancing emosi warganet. Pasalnya, mereka justru pergi pergi ke luar negeri.

Awalnya, akun Twitter @AREAJULID dan beberapa akun medsos lainnya memposting instastory sebuah akun yang belakangan diketahui adalah @racheltheresia.

Rachel Theresia merupakan seorang content creator dan juga istri dari Audi, anak Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Dalam Instastory tersebut terlihat sejumlah koper dan seorang pria bermasker.

Anak menteri mala honeymoon ke luar negeri saat Indonesia PPKM. Apakah dia tidak percaya dengan kinerja bapaknya sendiri?” tulis caption dalam unggahan tersebut.

Beragam komentar warganet langsung menyerbu postingan tersebut. Banyak yang merasa geram karena ditengah melonjaknya kasus Covid-19, mereka justru asik pergi ke luar negeri. Namun tak sedikit juga yang mengatakan bahwa mereka berhak pergi ke luar negeri jika bisa membuktikan hasil PCR negatif.

Komentar Netizen Soal Rachel Yang Ke Luar Negeri

“Enak bgt dia jalan jalan, gua udh bosen liat tembok putih mulu wkwkwk,” ujar @gani*****.

“Anak pejabat gatau diri, empatinya ga ada,” ucap @afte*********.

“Kak, enak ya kak liburan? Lupa kalau negaranya sendiri kasusnya lagi tinggi? Eh lupa kalau bapaknya ada jabatan,” sebut @sepe************.

“Gua bingung masalahnya dimana?? kan emang boleh travel ke luar negeri yang syaratnya harus pcr, vaksin dan karantina min 10 hari disana. Semua orang juga bisa kok kalo mau ke luar negeri,” kata @proud**********.

Untuk diketahui, Traveler dari Indonesia masih diperkenankan masuk ke Jepang asal mengikuti karantina selama 10 hari setelah tiba di Jepang, kemudian mengikuti isolasi mandiri 14 hari.

Tokyo saat ini diberlakukan keadaan darurat oleh pemerintah Jepang. Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga dalam pernyataan persnya memberlakukan kembali State of Emergency (SoE) atau keadaan darurat untuk wilayah Tokyo dari tanggal 12 Juli – 22 Agustus 2021.

SoE untuk Prefektur Okinawa juga diperpanjang hingga 22 Agustus 2021. Kebijakan ini sebagai upaya menekan lonjakan infeksi Covid-19 di wilayah Tokyo.

D For GAEKON