Sebut Pernyataan Menag Yaqut Bukan Penistaan Agama, LBM NU Jember: Tidak Ada Unsur Tasybih (Menyamakan)

0

Sebut Pernyataan Menag Yaqut Bukan Penistaan Agama, LBM NU Jember: Tidak Ada Unsur Tasybih (Menyamakan)Gaekon.com – LBM PCNU Kabupaten Jember berpendapat bahwa pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) saat menjelaskan tujuan surat edaran pengaturan toa atau pengeras suara masjid tidak melakukan penistaan agama.

Melansir dari Liputan6, Ketua Lembaga Bahtsul Masail Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama ​​​​(​LBM PCNU) Jember Kiai Mohamad Syukri Rifa’i menerangkan bahwa apa yang sudah dikatakan Gus Yaqut tidak terbukti melakukan penistaan agama. Menurutnya, Gus Yaqut sedang menjelaskan contoh-contoh kebisingan suara.

“Tidak ada unsur penistaan atau penodaan agama dalam pernyataan Menteri Agama, karena tidak ada unsur tasybih (menyamakan) antara azan dan suara anjing,” katanya.

LBM PCNU Jember mengaku telah terlebih dahulu melakukan tabayyun (klarifikasi) dengan mendapatkan transkrip utuh pernyataan Menag. Tak hanya itu, para Pengurus LBM NU Jember juga telah menyaksikan video penuh wawancara Gus Yaqut yang berdurasi 2 menit 50 detik.

Menurutnya, jika dilihat video pendek yang sudah dipotong, ada kesan mempersamakan (suara azan dengan suara anjing).

Namun, jika dalam video utuh, sama sekali tidak ada persamaan (tasybih) antara azan dengan suara anjing.

“Kajian dilakukan antara lain dengan menggunakan pendekatan linguistik (balaghoh) dan keilmuan lain. Kami sudah kirimkan hasil kajian itu kepada PBNU dan diharapkan bisa meluruskan salah paham yang bermula dari potongan video pendek,” katanya.

LBM PCNU Jember mengimbau masyarakat tidak mudah menuduh seseorang menistakan agama selama belum ada bukti nyata. Mereka juga mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi.

D For GAEKON