Persiapan PTM, Disdik Surabaya Periksa Kelengkapan Syarat-Syaratnya

0

Persiapan PTM, Disdik Surabaya Periksa Kelengkapan Syarat-SyaratnyaGaekon.com – Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Jawa Timur tengah mempersiapkan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan memeriksa kelengkapan syarat PTM di sekolah.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Republika, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo mengatakan bahwa sesuai SKB 4 Menteri, kewenangan penyelenggara PTM adalah pemerintah daerah.

Hal ini berarti, pembukaan PTM di Surabaya ditentukan Pemkot Surabaya dengan melihat kondisi Covid-19 dan kesiapan protokol kesehatan pada masing-masing sekolah.

“Tidak serta merta ketika kita (Surabaya) turun ke Level 3, kemudian kita langsung bisa membuka PTM dan langsung jalan. Karena di SKB 4 menteri, diatur juga kesiapan-kesiapan sekolah, kemudian apa yang harus dilengkapi dan segala macam itu harus dipenuhi,” kata Supomo.

Supomo menjelaskan bahwa ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sekolah atau lembaga pendidikan sebelum menerapkan PTM sesuai dengan SKB 4 Menteri.

Syarat-syarat tersebut diantaranya yaitu menyediakan wastafel atau tempat mencuci tangan, hand sanitizer, hingga thermogun untuk mengecek suhu tubuh siswa dan guru.

Setelah itu, pihak sekolah harus mengisi data di Dapodik (Data Pokok Pendidikan). Selanjutnya dilakukan asesmen oleh Satgas Covid-19 Surabaya untuk melihat benar tidaknya yang disampaikan pihak sekolah.

Setelah melalui proses asesmen, langkah selanjutnya menurut Plt Kabid Sekolah Menengah Dispendik Kota Surabaya Tri Aji Nugroho yaitu simulasi PTM.

Simulasi ini dilakukan untuk memastikan selama pelaksanaan PTM, penerapan prokes tetap terkontrol.

“Setelah asesmen kita lakukan simulasi dulu. Karena jangan sampai kemudian ketika langsung dijalankan PTM, ternyata prokes di sana (sekolah) tidak terkontrol,” kata Tri.

Aji mendorong pihak sekolah atau lembaga pendidikan agar tetap menyiapkan pembelajaran melalui hybrid, yakni daring dan luring.

Aji mengatakan simulasi PTM di Surabaya sebelumnya pernah dilakukan oleh 15 lembaga pendidikan pada Desember 2020. Menurutnya, secara persyaratan sekolah tersebut telah siap melaksanakan tatap muka.

D For GAEKON