Pesawat Lion Air Jatuh Tewaskan 8 Orang, Ini Klarifikasi Lion Air Indonesia

0
Pesawat Lion Air Jatuh Tewaskan 8 Orang, Ini Klarifikasi Lion Air Indonesia

Jakarta – Sebuah pesawat milik Lionair Inc maskapai penerbangan di Filipina mengalami kecelakaan saat lepas landas. Pesawat itu terbakar hingga menewaskan delapan orang. Kecelakaan itu terjadi di Bandara Internasional Ninoy Aquino Minggu 29 Maret waktu setempat.

Salah seorang sumber, mengatakan pesawat Lionair RPC5880 mengangkut delapan orang terdiri dari enam awak dan dua penumpang. Keduanya masing-masing berasal dari Kanada dan Amerika Serikat.

Pesawat hendak lepas landas menuju ke Bandara Internasional Tokyo dengan penerbangan medevac. Tercatat pesawat itu sesuai dengan nomor pendaftarannya yakni Westwind II.

Otoritas Bandara Internasional Manila (MIAA) melalui penasihatnya telah mengkonfirmasi kecelakaan itu yang terjadi di ujung landasan pacu bandara 24.

“Segera setelah insiden itu, tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan MIAA dikirim ke lokasi untuk memadamkan api dengan busa kimia. Sayangnya, tidak ada penumpang yang selamat dari kecelakaan itu” kata MIAA dalam pernyataannya melalui penasihat.

Menurut situs web Lionair, Westwind II dapat menampung tujuh penumpang di kursi eksekutif. Ini juga dapat dikonfigurasikan sebagai ambulans udara, dengan ruang untuk pasien, dua atau tiga anggota tim medis, dan satu atau dua kerabat.

Perusahaan Maskapai Lion Air Indonesia memberikan klarifikasi atas kecelakaan pesawat yang bernama mirip tersebut. Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, tidak benar jika pesawat Lion Air yang berbasis di Indonesia ini mengalami kecelakaan di Filipina.

“Mengenai screenshoot (tweet) atau informasi lain tentang kecelakaan, jika dipertanyakan ke Lion Air Group (base di Indonesia) adalah tidak benar,” ujar Danang, dikonfirmasi terpisah oleh GAEKON.

“Lion Air Group belum beroperasi di MNL (Manila)” lanjutnya.

Dia pun menjelaskan, di Filipina ada perusahaan maskapai penerbangan bernama Lionair. Namun, Danang menegaskan perusahaan itu tak berkaitan dengan Lion Air Indonesia. “Di Manila ada perusahaan penerbangan bernama Lionair,” katanya.

K For GAEKON