Polda Jatim Periksa Wabup Blitar Terkait Dugaan Kasus Pemalsuan Surat Putusan Sengketa Tanah

0

Polda Jatim Periksa Wabup Blitar Terkait Dugaan Kasus Pemalsuan Surat Putusan Sengketa TanahGaekon.com – Wakil Bupati (Wabup) Blitar Rahmat Santoso diperiksa Polda Jatim terkait dugaan kasus pemalsuan surat putusan sengketa tanah.

Melansir dari Liputan6, Rahmat diperiksa Polda Jatim selama tiga jam. Hal ini dikonfirmasi oleh Kasubdit I Ditreskrimum Polda Jatkm, AKBP Taufiqur Rahman.

“Terlapor atas nama Pak Rahmat yakni Wakil Bupati Blitar telah mendatangi Polda Jatim dalam rangka memberikan keterangan sesuai yang dibutuhkan penyidik atas laporan saudara Hadi terkait adanya dugaan putusan MA palsu dan adanya penipuan uang,” ujar Taufiqur.

Menurut Taufiqur, Rahmat orangnya kooperatif serta menyampaikan sesuai data yang diinginkan penyidik. Ia menjalani pemeriksaan pagi hingga siang.

Pemanggilan ini menjadi kali kedua karena sebelumnya yang bersangkutan tidak hadir dengan alasan kesehatan.

“Pertama beliau tak bisa menghadiri karena kurang enak badan. Apabila diperlukan, setelah pemeriksaan ini dilakukan pemeriksaan saksi lain yang disebutkan oleh wakil bupati dan saksi Hadi,” ucapnya.

Polda Jatim rencananya akan memeriksa dua karyawan dari Rahmat Santoso, yaitu Riski, sekretaris kantor Rahmat dan Joko bagian penerimaan uang dari klien. Hal ini perlu dilakukan lantaran penyidik belum menemukan unsur pidana dari kasus tersebut.

“Penyidik sampai saat ini belum bisa menyimpulkan. Apabila ditemukan ketidaksesuaian maka terlapor akan dikonfrontir,” imbuh Taufiqur.

Sebelumnya, Pengusaha asal Surabaya, Hadi Prajitno melaporkan Rahmat ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim sejak 28 November 2021.

Wabup Rahmat diperiksa Polda Jatim berdasarkan LP/623.01/IX/SPKT/POLDA JATIM atas dugaan surat putusan palsu dari Mahkamah Agung, terkait sengketa tanah di kawasan Osowilangun.

D For GAEKON