Polemik Honor Pemakaman Covid-19 Di Jember, KPK Ikut Turun Tangan

0

Polemik Honor Pemakaman Covid-19 Di Jember, KPK Ikut Turun TanganGaekon.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan soal polemik honor pemakaman Covid-19 di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Suaramalang, Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan Ipi Maryati Kuding mengatakan bahwa KPK langsung melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah daerah setempat.

“KPK melalui Kedeputian Koordinasi dan Supervisi telah berkoordinasi dengan Pemkab Jember terkait informasi tersebut,” terang Maryati.

Bupati Jember, Hendy Siswanto membenarkan terkait penerimaan honor tersebut sesuai dengan aturan yang ada.

“Memang benar saya menerima honor sebagai pengarah tim pemakaman, karena pada regulasi yang ada, ada pengarah, tim, ketua, dan anggota terkait monitoring dan evaluasi,” katanya.

Hendy menerangkan bahwa setiap setiap ada pasien Covid-19 yang meninggal honornya sebesar Rp100 ribu, namun honor tersebut tidak dipakai untuk kepentingannya sendiri.

Sebelumnya, Hendy sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Jember, yakni Sekretaris Daerah Mirfano, Plt Kepala BPBD M Djamil hingga Kabid Kedaruratan Logistik BPBD Penta Satria dikabarkan menerima honor sebagai tim pemakaman jenazah pasien Covid-19.

Nilai honor yang diterima masing-masing pejabat tersebut sebesar Rp 70 juta lebih dari total 705 kali pemakaman berdasarkan kode rekening 5.1.0204.01.0003 pada bulan Juni 2021, sehingga total anggaran yang dikeluarkan untuk empat pejabat tersebut mencapai Rp 282 juta.

Mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2020, Maryati menjelaskan bahwa insentif dapat diberikan kepada tenaga kesehatan/medis, tenaga penyidik (investigator) korban terpapar Covid-19, tenaga relawan, dan tenaga lainnya yang terlibat dalam penanganan pandemi Covid-19 sesuai dengan standar harga satuan yang ditetapkan kepala daerah.

Ia mengatakan setelah berkoordinasi dengan Pemkab Jember, maka honor pemakaman tersebut telah dikembalikan ke Kas Daerah Kabupaten Jember.

“Pemkab Jember telah menindaklanjutinya dan kami menerima informasi bahwa hari ini dana sejumlah tersebut telah dikembalikan ke Kasda (Kas Daerah) Kabupaten Jember dari empat orang, yaitu Bupati, Sekda, Kepala BPBD, dan Kabid terkait,” ucap Maryati.

D For GAEKON