Polisi Alami Luka Bacok Pipi Dan Tangan Saat Gerebek Bandar Narkoba Di Medan

0

Polisi Alami Luka Bacok Pipi Dan Tangan Saat Gerebek Bandar Narkoba Di MedanGaekon.com – Personel Polres Pelabuhan Belawan mengalami luka bacok di bagian pipi dan tangan saat menggerebek rumah seorang bandar narkoba di Medan.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Muhammad Dayan membenarkan hal ini. Pihaknya menerangkan bahwa anggotanya sudah pulang dari rumah sakit.

“Benar, kondisi anggota yang dianiaya oleh pelaku, saat ini sudah pulang dari rumah sakit dengan luka bacok di bagian pipi dan tangan,” ungkapnya.

Terduga pelaku bandar narkoba bernama Helmi Lubis ini tinggal di Kampung Banten Gang Amal, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Medan.

Insiden bermula saat tim Unit II Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan di bawah pimpinan Kanit II Iptu Ismail Pane mendapati informasi dari masyarakat terkait adanya peredaran narkoba jenis sabu di Kampung Banten Gang Amal Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli pada Senin (26/4).

Petugas kemudian melakukan penggerebekan dan penindakan. Dari penggerebekan tersebut petugas mengamankan 1 orang yang diduga pelaku, yaitu Helmi Lubis.

Helmi ditangkap saat sedang berada di depan rumahnya. Ketika petugas hendak menggeledah dan memeriksa Helmi, tiba-tiba datang orang lain bernama Edy Sopian Lubis. Edy belakangan diketahui sebagai rekan Helmi. Ia langsung menyerang petugas.

“Yang bersangkutan menikam petugas dengan senjata tajam serta merebut senjata api dari petugas, kemudian pelaku melarikan diri. Selanjutnya anggota unit sat Narkoba melakukan pengejaran terhadap Edy Sopian Lubis dan berhasil mengamankan pelaku penikamanan tersebut beserta senjata api yang dirampasnya dari petugas,” papar Dayan.

Petugas telah memboyong Edy Sopian Lubis ke Polres Pelabuhan Belawan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan Helmi Lubis melarikan diri dan masih dalam pengejaran oleh tim Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Belawan.

D For GAEKON