Polisi Bubarkan Aksi Damai Warga Ukraina Di Bali

0

Polisi Bubarkan Aksi Damai Warga Ukraina Di BaliGaekon.com – Aksi damai yang dilakukan sejumlah Warga Negara Asing (WNA) asal Ukraina di Monumen Bajra Sandhi, Renon, Kota Denpasar, pada Selasa (1/3) sore dibubarkan polisi.

Melansir dari CNN, Kabag Ops Polresta Denpasar, Kompol I Made Uder mengatakan, untuk aksi mereka di depan Monumen Bajra Sandhi terpaksa dibubarkan karena mereka tidak memiliki izin.

“Kita ikut prihatin terhadap negara mereka. Tapi, cara mereka ada prosedurnya gunakan aturan. Sudah saya bubarkan sudah selesai tidak mengantongi izin apapun, kan orang asing tidak boleh sembarang. Tidak ada izin, karena mereka belum mengajukan izin, karena tidak (sesuai) prosedur,” kata Uder.

Tak hanya soal izin, Uder juga menerangkan bahwa saat ini adalah rangkaian Hari Raya Nyepi dan seharusnya tidak ada keramaian di depan Monumen Bajra Sandhi.

“Kita akan Hari Raya Nyepi, silent day, mereka juga tidak menghargai malahan dia membuat keramaian. Orang asing, memang harus ada prosedur, ada konsulat di Indonesia, kan punya aturan,” ujarnya.

Salah seorang warga Ukraina yang ikut dalam aksi damai tersebut, Alissa meminta maaf atas aksi damai di Monumen Bajra Sandi yang tidak berizin.

“Kami peduli pada perdamaian tanpa perang. Tidak hanya orang Ukraina, Rusia, semua orang asing boleh bergabung dengan kami. Kami, minta maaf karena melanggar peraturan, kami harus punya izin, mohon maaf untuk itu. Kami hanya perlu membela tanah air kami, karena semua orang tinggal di penampungan. Tidak bisa tinggal di rumah,” katanya.

Kronologi Aksi Damai Di Monumen Bajra Sandhi

Sebelumnya, sejumlah warga Ukraina datang berkelompok sekitar pukul 15.55 Wita. Mereka berkumpul di depan Monumen Bajra Sandhi dengan membawa bendera Ukraina dan juga poster untuk melakukan aksi damai atas perang yang terjadi antara Rusia-Ukraina.

Aksi itu kemudian berlanjut di Kantor Konsulat Ukraina, Jalan Gurita Pegok, Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Bali. Mereka memenuhi halaman Kantor Konsulat Ukraina. Sekitar pukul 16.59 Wita, massa yang datang semakin banyak hingga meluber ke jalanan.

D For GAEKON