Usut Motif Pelaku, Polisi Buru Pembuat Mural Mirip Jokowi Di Bandung

0

Usut Motif Pelaku, Polisi Buru Pembuat Mural Mirip Jokowi Di BandungGaekon.com – Usai viral sejumlah mural di berbagai daerah yang dihapus paksa lantaran dinilai melanggar etika, kini banyak bermunculan mural-mural lainnya. Para seniman yang gemar melukis ini sepertinya ingin mengungkapkan isi hatinya melalui coretan tersebut.

Belakangan ini muncul lagi sebuah mural mirip sosok Presiden Joko Widodo. Mural ini sempat terpampang di jembatan layang Pasupati, Bandung pada Rabu (25/8).

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Polrestabes Bandung kini mencari pembuat mural tersebut. Pihaknya ingin mencari tahu apa sebenarnya motif sang pelukis.

“Kita nanti cari siapa yang membuatnya. Kita lakukan penyelidikan supaya yang melukis itu bisa ditanya apa maksudnya gambar-gambar seperti itu,” kata Rudi.

Proses penyelidikan dilakukan dengan melibatkan jajaran kepolisian di Polsek Bandung Wetan. Rudi menyatakan pelaku pembuat mural di jembatan Pasupati tidak akan langsung dipidanakan.

“Kita tanya dulu, kalau tertangkap orangnya kita interview apa maksud dan tujuannya. Apakah itu kritik sosial atau bagaimana, nanti kita imbau dan peringatkan,” ujarnya.

Menurut Rudi, pidana baru diterapkan apabila pelaku terbukti melakukan penghinaan terhadap presiden atau lambang negara.

“Kalau kritik enggak tapi kalau (terbukti) menghina kepala negara atau presiden ada pasalnya. Jadi, kita lihat nanti kalau ternyata tidak ada dasar hukumnya tidak akan diproses,” tuturnya.

Mural Mirip Jokowi Terlihat Seperti Gambar Baru Tapi Sudah Agak Kusam

Sebelumnya, ditemukan mural berukuran sekitar dua meter bergambar mirip Jokowi di Jalan Pasupati. Mural tersebut terlihat seperti gambar baru tapi sudah agak kusam.

Dalam mural itu terlihat ada sosok pria berpakaian putih mirip dengan Jokowi sedang mengenakan sebuah masker yang menutupi mata dan hidung. Tangan kanan pria tersebut terlihat memegang bagian kepala.

Sosok pria ini terlihat menindih lukisan lain yang sebelumnya sudah digambar lebih dulu. Tak diketahui pasti siapa pembuatnya, namun di bagian samping mural terdapat sebuah tulisan “Niskala’. Meski demikian, mural tersebut telah dihapus oleh petugas pada Rabu (25/8) malam.

D For GAEKON