Polisi Geledah Rumah Dua Istri Pelaku, Terkait Perampokan SPBU Semarang Senilai Rp561 Juta

0

Polisi Geledah Rumah Dua Istri Pelaku, Terkait Perampokan SPBU Semarang Senilai Rp561 JutaGaekon.com – Dalang perampokan uang SPBU senilai Rp561 juta, Susanto menghilang dari peredaran. Hal ini diketahui setelah pihak kepolisian menggeledah rumah dua istri Susanto.

Pihak polisi melakukan perburuan pada Minggu (24/1) dini hari, di rumah istri pertamanya di kawasan Pandean Lamper Semarang, polisi tak mendapati keberadaan Susanto. Demikian pula di rumah istri sirinya yang ada di kawasan Plecing Pedurungan Kidul Semarang.

Kedua istri Susanto mengatakan bahwa suami mereka terakhir kali terlihat di rumah pada Rabu (20/1).

Penggeledahan yang dipimpin oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana itu dilakukan untuk mencari petunjuk keberadaan Susanto yang hingga kini masih raib.

“Kemudian ini kita datangi rumah istrinya, dia punya dua istri, namun di dua lokasi ini keberadaan S tidak ada. Dari keterangan kedua istrinya, S terakhir terlihat di rumah pada Rabu, esok harinya S tak pulang rumah dan HP nya tak bisa dihubungi,” terang Indra.

Indra kemudian berpesan kepada istri dan keluarga Susanto bilamana Susanto menghubungi, agar diminta menyerahkan diri.

Susanto merupakan salah satu karyawan PT. Trical Langgeng Jaya, Semarang. Ia diduga menjadi otak perampokan uang perusahaan pemilik SPBU. Namun perampokan itu dilakukan oleh empat orang temannya memakai dua motor.

Kejahatan Susanto mulai tercium setelah empat pelaku yang merupakan kelompok Lampung ditangkap polisi.

“Dari keterangan pelaku eksekutor yang sudah kita tangkap, ada menyebut nama S , salah satu karyawan perusahaan. Dan saat akan kami panggil dan periksa, S ini tak masuk kerja hingga sekarang,” ungkap Indra.

D For GAEKON