Ngaku Mantan Napi Teroris, Polisi Selidiki Penculik 10 Anak

0

Ngaku Mantan Napi Teroris, Polisi Selidiki Penculik 10 AnakGaekon.com – Penculik 10 anak, berinisial ARA (27) rupanya mengaku kepada polisi bahwa dirinya adalah mantan narapidana terorisme.

Melansir dari suarariau, Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengembangan dan pendalaman bersama Densus 88.

“Kami akan bekerja sama dengan Densus 88 untuk melakukan pendalaman dan pengembangan kasus penculikan ini,” kata Iman.

ARA mengaku bahwa ia sudah tiga kali menjalani hukuman pidana yang dua di antaranya tindak pidana terorisme.

ARA bahkan mengaku pernah menjalani pelatihan teroris di Poso, Sulawesi Tengah, selama tujuh bulan. Saat ini, tersangka dijerat dengan Pasal 330 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.

Menurut menjelaskan Iman penangkapan ARA diawali dengan adanya laporan masyarakat mengenai hilangnya bocah di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Pelaku ARA diketahui menculik 10 anak laki-laki di wilayah Kabupaten Bogor, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Tangerang Selatan (wilayah Jabotabek).

“Dari yang bersangkutan, kami berhasil menyelamatkan 10 orang anak yang saat ini sedang berada di wilayah Senayan, Jakarta Selatan,” katanya.

Polisi Masih Mendalami Motif Pelaku

Saat itu ARA berpura-pura menjadi polisi dan mengaku sebagai Satgas Covid-19. Tersangka menegur anak-anak calon mangsanya dengan alasan tidak memakai masker, kemudian para korban dibujuk untuk ikut dengannya.

“Awal memang dari laporan yang kami terima itu di Kemang, ada satu orang yang dibawa dari 5 orang yang diambil oleh tersangka itu empat orang dikembalikan kemudian satu orang dibawa,” kata Iman.

Saat ini polisi tengah mendalami motif penculikan tersebut. Selain itu kepolisian juga masih melakukan pendalaman terkait adanya dugaan motif pelaku menculik anak-anak itu untuk dilibatkan dalam tindak terorisme.

D For GAEKON