Polisi Ungkap Penyebab Kematian Mahasiswa UNS Saat Ikuti Diklatsar Menwa

0

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Mahasiswa UNS Saat Ikuti Diklatsar MenwaGaekon.com – Penyebab kematian mahasiswa Universitas Sebelas Maret Solo (UNS), Gilang Endi (21) diungkap oleh Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng).

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kompas, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jateng Kombes M Iqbal Alqudusy mengatakan bahwa Gilang meninggal lantaran pukulan di kepala.

“Korban terkena beberapa pukulan di bagian kepala,” kata Iqbal.

Pukulan di kepala itu yang menyebabkan penyumbatan di otak sehingga menyebabkan kematian. Iqbal menerangkan adanya pukulan di kepala diketahui dari hasil otopsi jenazah Gilang. Otopsi jenazah juga menunjukkan ada beberapa tanda kekerasan di tubuh Gilang.

“Untuk berapa titik (kekerasan) saya belum bisa sebutkan,” tutur Iqbal.

Iqbal juga menyebutkan, hasil otopsi jenazah Gilang bakal disampaikan secara resmi dalam pekan ini. Kini kasus kematian Gilang sudah masuk ke tahap penyidikan. Namun, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.

Panitia Diklatsar Menwa UNS Sudah Diperiksa

Sejumlah orang sudah diperiksa terkait kasus ini, termasuk panitia Diklatsar Menwa UNS. Usai diotopsi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi, Solo, jenazah Gilang dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan pada Senin (25/10).

Keluarga Gilang menyatakan ada bekas memar di jenazah. Selain itu, ada cairan bening yang keluar dari tubuh Gilang. Temuan itu dianggap janggal oleh keluarga. Pasalnya, Gilang semasa hidup tidak memiliki penyakit serius.

Gilang diketahui meninggal dunia usai mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Pra Gladi Patria XXXVI Resimen Mahasiswa (Menwa) di UNS. Diklatsar Menwa UNS itu dilaksanakan pada Minggu (24/10) malam. Kegiatan tersebut digelar di kawasan Jurug, Solo, Jawa Tengah.

D For GAEKON