Sempat Viral Pose Tanpa Busana Di Pohon Keramat Tabanan, Alina: Saya Mohon Maaf, Saya Sangat Malu

0

Sempat Viral Pose Tanpa Busana Di Pohon Keramat Tabanan, Alina: Saya Mohon Maaf, Saya Sangat MaluGaekon.com – Seorang WNA bernama Alina Fazleeva yang sempat hebohkan warga Bali usai berpose tanpa busana di pohon keramat Tabanan, akhirnya meminta maaf.

Melansir dari Tribunnews, Alina meminta maaf melalui akun instagramnya @alina_yogi. Ia membagikan momen saat dirinya berdoa di hadapan pohon suci yang terletak di di Pura Babakan, Desa Tua, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali.

Alina memohon maaf kepada masyarakat Bali. Ia mengakui kesalahannya dan mengatakan bahwa tidak bermaksud menyinggung masyarakat Bali.

Alina Langsung Berdoa Di Bawah Pohon Dan Ke Kantor Polisi

Saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Bali dan Indonesia, saya menyesali perbuatan saya

Saya sangat malu, saya tidak bermaksud menyinggung Anda dengan cara apa pun, sama sekali tidak ada pengetahuan tentang tempat ini.

Saya barusan berdoa di bawah pohon dan langsung pergi ke kantor polisi untuk menjelaskan kejadian ini dan meminta maaf,” tulis Alina.

Alina berharap agar ke depannya pengelola tempat wisata memberikan informasi secara jelas soal tempat-tempat suci.

Saya memohon kepada teman-teman saya dan semua tamu Bali. Saya tanpa sadar membuat kesalahan besar yang saya sesali dan saya ingin memberi tahu Anda agar Anda tidak mengulanginya.

Ada banyak tempat suci di Bali dan tidak semuanya memiliki tanda-tanda informasi tentang hal itu, seperti dalam kasus saya. Dan sangat penting untuk memperlakukan tempat dan tradisi ini dengan hormat.

Dan pertama-tama penting untuk mengetahui apakah mungkin untuk mengambil foto atau video di tempat ini.

Saya mencintai Bali dengan sepenuh hati dan sekali lagi saya minta maaf kepada semua penduduk Bali dan meminta maaf!,” tambah Alina.

Alina juga mengaku tidak sepenuhnya tanpa busana saat membuat konten di pohon keramat Pura Babakan. Ia menggunakan bikini yang memang warnanya lebih terang dari warna kulit aslinya.

Sementara itu, Pengelola Pura Babakan mengaku sudah menerima permohonan maaf dari Alina. Hal tersebut pun disampaikan oleh Jro Prajuru Pura Babakan, I Made Kurna Wijaya.

“Iya benar kami segenap tokoh Desa Tua, Marga memaafkan perbuatan saudara Alina Fazleeva atas apa yang terjadi,” katanya.

Pihak desa pun mengaku tidak akan menuntut apapun mengenai upacara pembersihan di area Pura Babakan kepada pihak Alina.

Namun diharapkan iktikad baiknya untuk hadir mengikuti rentetan acara pembersihan dan menggunakan pakaian adat Bali lengkap.

Meski demikian, Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra menuturkan, pihak Polda Bali sudah turun tangan.

“Karena perkara ini sudah menjadi atensi publik dan merupakan spesialis (khusus) sehingga perkara ini dilimpahkan ke Ditreskrimsus Polda Bali,” jelas Ranefli.

D For GAEKON