Pagi Ini, Posisi Bumi Berada Di Titik Terjauh Dari Matahari, LAPAN: Tak Akan Berpengaruh Pada Suhu

0

Pagi Ini, Posisi Bumi Berada Di Titik Terjauh Dari Matahari, LAPAN: Tak Akan Berpengaruh Pada SuhuGaekon.com – Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) mengungkapkan bahwa pagi ini, Selasa (6/7) Bumi akan berada di titik terjauh dari matahari. Fenomena astronomi yang disebut Aphelion ini terjadi sekitar pukul 05.27 WIB.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) ahli BMKG Makassar, Kaharuddin mengatakan bahwa Pagi hari tadi bumi berada sejauh 152.100.527 km dari matahari.

“Saat itu, bumi akan menyelesaikan separuh perjalanannya dalam mengelilingi matahari,” kata Kaharuddin.

Jarak bumi dan matahari bervariasi sekitar 3 persen sepanjang tahun. Kaharuddin menjelaskan bahwa setiap tahunnya, bumi akan menyelesaikan satu gerak revolusinya dalam mengelilingi matahari.

Kaharuddin mengatakan Aphelion terjadi karena orbit bumi tidak sepenuhnya melingkar sempurna, tetapi berbentuk elips. Karena lintasannya yang berbentuk elips, bumi akan berada di jarak terdekat atau Perihelion dan terjauh atau Aphelion dari matahari.

“Fenomena Aphelion ini tidak berdampak signifikan terhadap bumi. Ini merupakan hal yang biasa terjadi saat musim kemarau seperti sekarang ini,” katanya.

Kaharuddin juga mengatakan keadaan Aphelion ini matahari akan tampak lebih kecil di langit dibanding waktu lainnya dalam setahun dan saat bersamaan bumi akan menerima radiasi paling sedikit dari matahari.

Posisi Bumi Tidak Berpengaruh Ke Suhu

Meski demikian, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyebut posisi bumi yang berada pada titik terjauh dari matahari tak berpengaruh pada suhu maupun panas yang diterima bumi.

Sebelumnya diketahui, Jarak terdekat bumi ke matahari terjadi pada tanggal 2 Januari 2021 yakni 147.093.163 kilometer (km).

D For GAEKON