Sempat Positif Covid-19, Erros Djarot: Saya Kena Karena Sentuh Uang Kertas

0

Sempat Positif Covid-19, Erros Djarot: Saya Kena Karena Sentuh Uang KertasGaekon.com – Politikus Indonesia, Erros Djarot terkonfirmasi positif Covid-19. Erros terpapar virus tersebut dari uang kertas yang disentuhnya.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Erros mengaku bahwa selama ini tidak pernah keluar rumah. Sehingga tidak pernah bertemu orang di luar. Ia menduga bahwa terpapar virus ini karena menyentuh uang kertas.

“Asli. Saya tidak pernah ke luar rumah. Tidak ada bertemu orang selain orang di rumah. Benar-benar saya kena karena sentuh uang kertas,” Kata Erros.

Erros terpapar Covid-19 sudah sejak 17 hari yang lalu. Ia mengaku, hanya lima hari merasakan gejala tidak enak badan.

“Ini juga asli, saya hampir tidak merasakan apa-apa. Sebelumnya pun begitu. Makanya, heran juga hasil swab Antigen mendeteksi saya, positif,” tambahnya.

Beruntungnya, keadaan Erros saat ini sudah membaik. Ia tidak mengalami gejala berat seperti batuk, pusing disertai sesak napas, seperti yang dialami umumnya pasien yang terjangkit virus.

Penyebaran virus yang semakin cepat dan betapa bahayanya varian baru ini membuat Erros memutuskan untuk menyingkir ke villa-nya di Gadog, Puncak, Jawa Barat. Namun, ia justru terpapar di pengungsian tersebut.

Padahal, Erros hanya mengurung diri di dalam rumah selama di Puncak. Hari itu ia bermaksud ke Jakarta untuk berkonsultasi rutin dengan dokternya. Sang Dokter sedang tidak enak badan. Ia menganjurkan sebelum bertemu Erros swab Antigen.

“Lha, hasil tes saya ternyata positif. Istri juga,” cerita suami Dewi Triyadi Surianegara.

Berdasar Hasil Tracing Sendiri, Dugaan Kuat Dari Uang Kertas

Karena penasaran, Erros pun mencoba tracing sendiri. Dugaannya kuat sumber penularan berasal dari kontak dengan uang kertas. Hanya itu satu-satunya jejak dia.

“Saya pernah suruh pembantu pergi belanja. Beli apa gitu. Mungkin di uang kembalian itu menempel virus,” duga Erros.

Erros menjalani masa isolasi mandiri dengan membangun positif thinking. Ia berusaha tenang dan fokus mendekatkan diri kepada Tuhan, Sang Maha Pencipta.

“Alhamdulilah saya sudah pulih. Dewi juga sudah berangsur membaik,” ungkapnya.

Sebelumnya, pada 27 Juni lalu, Erros kehilangan adiknya Budi Djarot, yang terpapar Covid-19. Erros terus berpesan kepada masyarakat supaya berhati-hati.

“Anda juga. Hati-hati deh. Kita sudah pada tua. Virus ini gawat. Jangan main-main, Saya sudah kehilangan adik,” terangnya.

Pemilik nama asli Soegeng Djarot itu lahir di Rangkasbitung, 22 Juli 1950. Dia anak kedua dari tiga bersaudara, pasangan Djarot Djojoprawiro (ayah)dan Ennie Tanudiredja (Ibu).

D For GAEKON